Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2016

MEMBUAT WAYANG KERTAS BERSAMA JURAGAN SIS


Lanjutan “Kado Pekan ceria “ yang dipersembahkan kampung dongeng Labuhanbatu kali ini mengusung tema “ pengenalan seni budaya daerah yang ada di nusantara “ dan yang dipilih adalah seni wayang. Tokoh yang diundang kali ini adalah Bapak Siswanto Hadi Prayetno seorang penggiat seni wayang, beliau membawakan cerita tentang tokoh pewayangan serta karakter-karakter masing-masing.

Setelah  sambutan dan pembuka oleh ketua kampung dongeng Labuhanbatu bunda Dewi. Acara secara penuh dipercayakan kepada Bapak Siswanto Hadi Prayetno atau yang lebih dikenal Juragan Sis. Sangat menarik ketika beliau menyampaikan apa itu wayang, kegunaannya sebagai media pendidikan dan media dakwah dan terlebih lagi ketika tokoh dan karakter yang beliau sampaikan sangat menyentuh hati dan sarat dengan nilai-nilai budi luhur dan akhlak mulia. Orang tua tampak manggut- manggut dan anak senang sekali karena sesekali pak sis memainkan wayang yang ada ditangannya.

MENDONGENG DI RSPD RANTAUPRAPAT



Aktifitas yang bernuansa pendidikan bagi anak serasa tidak membuat letih, penuh tantangan dan mengasikkan. Walau pun kalender menunjukkan warna merah namun panggilan dari hati untuk memberi nuansa-nuansa baru yang bermanfaat buat anak-anak akan tetap dilakukan.

Minggu ini Bunda Zubaidah bergegas pagi-pagi sekali karena harus tiba di RSPD tepat waktu membawakan cerita buat-anak-anak.  Bunda Zubaidah adalah salah satu personil pendongeng yang ada di kampung dongeng bersama dengan bunda dewi bunda rahma dan lainnya. dan secara bergiliran akan mengisi acara dongeng minggu pagi di Frekwensi 96.50 FM RSPD Rantauprapat.

Selasa, 13 Desember 2016

Siswa/I RA Banil Authon Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Pidie Aceh


Alhamdulillah hari ini siswa/I RA Banil Authon dapat menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara yang terkena musibah gempa pidie Aceh. Sejak pagi  mualimah dan siswa/I secara bersama-sama membuat Posko sebagai tempat pengumpulan bantuan yang dibawa oleh siswa, orang tua dan mualimah dari rumah. Ternyata posko yang dibuka juga mengundang simpati warga sehingga ada diantara warga masyarakat disekitar sekolah juga memberikan bantuan.

Rabu, 07 Desember 2016

MANASIK HAJI TAHUN PELAJARAN 2016/2017



Selasa 6 desember 2016, Siswa Raudhatul Athfal turut serta melaksanakan peragaan Manasik Haji di Asrama Haji Rantauprapat yang di laksanakan Pimpinan Cabang Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PC IGRA) Kecamatan Rantau selatan dengan penuh semangat. Didampingi mualimah orang tua mereka mengikuti arahan dan bimbingan ustadz H. Khairul Dlm dan Ustadz H. Tukino S.sosI yang memandu manasik kali ini.

Rabu, 09 November 2016

Berastagi Supermarket Menjadi Pilihan Lokasi Market Day 2016



Selasa 8 Nopember 2016, siswa/i Banil Authon melakukan kunjungan belajar ke Berastagi supermarket Rantauprapat dalam rangka pengenalan sayur dan buah-buahan sesuai tema pembelajaran yang saat ini mereka pelajari. Kunjungan ini diharapkan mampu memberi informasi yang utuh kepada anak tentang ragam buah dan sayur, pemilihan tempat oleh sekolah adalah karena pusat perbelanjaan ini dinilai cukup lengkap dan bersih sehingga tepat menjadi sarana belajar bagi siswa/i yang masih belia, pastinya dilokasi ini banyak sekali pengetahuan yang mereka dapat tentang tema tersebut. Kegiatan ini merupakan penguatan materi dari pembelajaran yang mereka dapat sebelumnya disekolah dengan pengalaman nyata.

Senin, 24 Oktober 2016

SISWA RA BANIL AUTHON RAIH JUARA 1 CERDAS CERMAT


Usai pawai akbar kelililing kota, siswa RA Banil Authon, Guru dan Orang tua terlihat berkumpul mencari posisi yang tenang guna beristirahat dilapangan Ika bina Rantauprapat sembari menanti pengumuman pemenang lomba Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) DPD BKPRMI Kabupaten labuhanbatu yang digelar tanggal 14 sd 16 Oktober 2016 lalu di Masjid Agung Rantauprapat. 

juara 2 tartil
 
Setelah sambutan wakil Bupati Labuhanbatu Bapak Ir H. Andi Suhaimi Dalimunthe, MT Ustadz Sholehuddin, Msi selaku ketua panitia mengumumkan satu persatu pemenang masing-masing cabang lomba. Suara riuh supporter mengiringi ketika nama jagoannya disebutkan. Pengumuman dimulai dari tingkat Raudhatul Athfal. Alhamdulillah RA Banil Authon dapat nominasi juara yakni  Menjadi juara 1 cerdas cermat, juara 2 tartil putra dan juara 3 Lomba lagu nasyid. Wajah ceria terpancar dari wajah anak mualimah dan terutama orang tua masing-masing.

Letih melatih anak yang dilakukan mualimah dan orang tua terbayar sudah, mudah-mudahan lain waktu RA
Banil Authon bisa semakin berkiprah dan memberi yang terbaik lagi buat anak-anak hebat generasi muslim. Bagi siswa yang maraih juara 1 tentu nya harus lebih mempersiapkan diri untuk maju ketingkat provinsi di Medan dan semoga memberi yang terbaik pula amin.

Sabtu, 17 September 2016

Rekreasi Ke Pentas Lumba-Lumba Dan Aneka Satwa


Hari ini siswa/i Raudhatul Athfal Banil Authon berkesempatan mengunjungi pentas lumba-lumba dan aneka satwa yang sudah beberapa hari lalu pengelola membuka stand nya dihalaman parkir Suzuya Mall Rantauprapat. 


Dengan penuh gembira siswa/i asyik mengikuti pertunjukan demi pertunjukan satwa-satwa jinak tersebut. Tepuk tangan dan sorakan anak dan orang tua menyertai setiap aksi hewan-hewan jinak tersebut.

Banyak aksi yang ditampilkan dalam pentas satwa itu, ada sihitam lucu Lumba-lumba berenang beriringan layaknya berdansa, melompat hulahoop, ada beruang madu, berang-berang bermain bola keranjang, si kakak tua yang bisa menyebutkan anamanya " Dona ",  si kakak tua juga mampu menyamakan warna dan lainnya. yang tentunya dibawah komando instruktur hebat,  anak-anak tertawa dan kagum.

Selasa, 23 Agustus 2016

MENJADI GURU HEBAT DAN DAHSYAT



MENGAJAR DENGAN KEKUATAN CINTA
(Internalisasi nilai surah Al fatihah dalam keseharian guru)
oleh : Mustafa Kamal Nasution

A.    Pendahuluan

“ Wahai orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat yang kasar dan keras yang tidak durhaa kepada Allah terhadap apa yang dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS Attahrim ; 6)”

Pada awalnya  mengurus, mendidik, memelihara dan mengasuh anak merupakan tugas utama orang tua, hal tersebut dapat kita lihat pada firman Allah SWT QS Attahrim ayat 6 diatas . Anak adalah bagian dari keluarga, keberhasilan dan kesuksesan anak tentu menjadi tanggung jawab utama dari ayah dan ibunya. Namun perkembangan zaman, kemajuan teknologi serta kebutuhan hidup yang semakin komplek yang menuntut anak agar dapat berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Dari perkembangan itu tentunya sangat tidak mungkin orang tua sendiri mampu memenuhi kebutuhan pengetahuan anak dengan tuntutan kerja, keterampilan dan keahlian tertentu dimana orang tua tidak punya bakat dan kemampuan seperti yang dibutuhkan anak pada masa depannya. Oleh karena itu sebagian peran tanggung jawab orang tua dibagi kepada guru sebagai perpanjangan tangannya mengasuh dan mendidik anaknya untuk menyahuti tuntutan perkembangan zaman. Oleh karena itu fungsi sekolah dan tugas guru dalam masyarakat modern semakin penting.

Rabu, 22 Mei 2013

MATERI LOMBA KARYA TULIS PAUD NASIONAL TAHUN 2013


MENINGKATKAN KECERDASAN LINGUISTIK SISWA PAUD          
   KARTINI BANIL AUTHON KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU MELALUI KREATIVITAS MENDONGENG  TUTOR

PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Diajukan untuk mengikuti Lomba Karya Nyata (LKN)
Tutor PAUD Nasional


OLEH :

ZUBAIDAH DALIMUNTHE,S.Pd.I


Tutor PAUD Kartini Banil Authon
Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhabatu
Sumatera Utara
2013  

1.           Judul Penelitian         Meningkatkan kecerdasan linguistik siswa PAUD Kartni Banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu melalui kreativitas mendongeng tutor
2.   Peneliti                                  
a.   Nama Lengkap             Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I
b.   Jenis Kelamin               Perempuan
c.   Sekolah                         PAUD Kartini Banil Authon
d.   Alamat Sekolah            Jl.Parapat Gg.Sakinah Kelurahan Bakaranbatu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu
e.   Alamat Rumah             Jl.Patuannalobi Rantauprapat
Lama Penelitian                     21 Hari (22 April s 12 Mei 2013)
Besarnya Dana                       Rp. 820.000,- (delapan ratus dua puluh  ribu rupiah)
                                                                        Rantauprapat,  Mei 2013
                                                                        Peneliti

                                                                        Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I


Menyetujui                                                     Menyetujui

Pembimbing                                                   Pembimbing                          
                                                                       

_________________________                      _________________________
NIP.                                                                 NIP.


     
KATA PENGANTAR

Penulis bersyukur kepada Allah SWT karena hanya berkat rahmatNya sehingga penulisan Penelitian Tindakan  Kelas ini dapat terselesaikan.
Selanjutnya penulis mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Penelitian Tindakan Kelas ini sehingga dapat disajikan dalam bentuk laporan seperti ini. Karena itu, sudah sepantasnya jika kami mengucapkan terima kasih kepada:
1.               Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu
2.               Ibu KUPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Selatan
3.               Bapak Penilik KUPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau selatan
4.               Penyelenggara PAUD Kartini Banil Authon Rantauprapat
Penulis menyadari, sebagai manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan, Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan karya ilmiah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Akhirnya semoga segala sumbangan maupun dukungan serta kerjasama yang diberikan mendapat imbalan dari Allah SWT
                                                                        Rantauprapat,    Mei 2013
                                                                        Penulis,
                                                                       
Zubaidah dalimunthe,S.Pd.I


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................ i
DAFTAR ISI.................................................................................................... .ii
BAB I  PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah................................................................ 1
B.   Ruang lingkup dan Rumusan Masalah.......................................... 5
C.   Tujuan Penelitian……................................................................... 5
D.   Kegunaan Penelitian...................................................................... 6
BAB II  KAJIAN TEORITIS
A.      Kerangka Teori
1.  Kreatifitas dan mendongeng.......................................... ………7
1.1. Pengertian Kreativitas…………..........................................7
1.2. Pengertian Mendongeng......................................................7
1.3. Mendongeng adalah kegiatan kreatif...................................8
1.4. Kesulitan dalam mendongeng............................................10
1.5 Teknik Mendongeng yang baik...........................................11
1.6. Manfaat Mendongeng.........................................................14
2.  Mengembangkan Kecerdasan Linguistik…….………………..16
3.  Pendidikan Anak usia Dini.......................................................17
B. Kerangka Berfikir.............................................................................18.
C. Hipotesis Tindakan............................................................................19
BAB III  METODE PENELITIAN
A.   Setting Penelitian..........................................................................20
B.  Prosedur Penelitian........................................................................20
C.   Alat Pengumpul Data….…...........................................................23
D.   Analisis Data.................................................................................23
E.   Indikator keberhasilan…...............................................................24
F.   Jadwal Penelitian...........................................................................26
G.   Rencana Anggaran........................................................................26
BAB IV   HASIL PENELITIAN
A. Hasil Penelitian……………...........................................................27
B. Diskusi Hasil Penelitian……….…….............................................33
BAB V  PENUTUP
A.   Kesimpulan .................................................................................. 35
B.  Saran ............................................................................................. 36
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 37
LAMPIRAN

 
BAB I
PENDAHULUAN
A.              Latar Belakang Masalah
          Pendidikan bukan hanya membangun kecerdasan dan transfer of knowledge, tetapi juga harus mampu membangun karakter atau character building. Nilai yang terkandung dalam pendidikan harus mampu membekas dibenak para anak, sehingga pemikiran yang terbentuk akan menjadi sebuah sikap yang senantiasa terbiasa dilakukan dikesehariannya, dari kebiasaan itu lantas muncullah karakter. Karakter yang terbentuk pada dirinya itulah kelak yang akan menentukan masa depannya.(Bambang Bimo Suryono :2012;03)
            Orang tua dan guru hendaknya sepaham akan pentingnya pendidikan. Karena keduanya lah yang menjadi aktor atau yang membidani lahirnya anak yang berkualitas dan bermoral. Untuk itu dirasa sangat penting adanya penyatuan persepsi diantara pendidik dan orang tua, agar tujuan mulia sebuah pendidikan dapat terwujud dengan baik, guru harus senantiasa mengupgrade pengetahuannya dengan belajar, menelaah buku mengikuti pelatihan dan pendidikan, karena ketika seorang guru mengalami stagnasi pemburuan ilmu dan informasi dapat dipastikan siswanya akan tidak mampu berkembang sesuai tuntutan zaman. Demikian pula seorang tua harus juga mensejajarkan pemahamannya akan tujuan pendidikan karena pada dasarnya tanggung jawab pendidikan itu ada dipundak orang tua, namun orang tua membagi sebagian wewenang itu kepada guru,  jadi orang tua juga sangat dituntut untuk belajar, dengan mengikuti school parenting atau kegiatan yang mendidik lainnya
         Dengan sejalannya dua peran penting tersebut antara orang tua dan guru tahapan selanjutnya adalah mencari serta membangun metodologi yang tepat. Generasi penerus bangsa harus serius untuk dibekali pendidikan karakter agar dapat memenuhi nilai sebagai manusia yang unggul. dalam hal ini ada satu tehnik yang bisa diterapkan oleh orang tua dan juga guru dalam hal menstranspormasi ilmu dan pesan yang baik bagi anak yakni lewat bercerita atau mendongeng.
      Mendongeng atau bercerita secara lisan sudah menjadi tradisi yang cukup lama dalam masyarakat Indonesia, diantaranya yang terkenal adalah dongeng menjelang tidur yang biasanya dilakukan oleh seorang Ibu kepada anaknya atau seorang nenek terhadap cucunya, dongeng bukan hanya sekedar sarana hiburan melainkan secara tidak langsung dongeng berfungsi sebagai media pendidikan dan transpormasi nilai – nilai, melalui dongeng seorang anak tidak hanya mendapat hiburan melainkan mereka dapat merangsang pantasi imajinasi dan intelektualnya juga menerima pesan moral, ajaran budi pekerti, bahkan tuntunan hidup yang disampaikan oleh pendongeng dalam sebuah kebersamaan dengan suasana yang menyenangkan dan terkesan tidak menggurui.
         Namun seiring arus perkembangan zaman membawa konsekwensi ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi membawa dampak perobahan gaya hidup, kehidupan semakin dipermudah layanan semakin variatif , sehingga peran pengasuhan orang tua kepada anaknya tergantikan dengan peran media hiburan, sehingga playstation, televisi menjadi teman setia anak-anak akhirnya tradisi mendongeng di dalam keluarga dan masyarakat perlahan mulai tergusur, digantikan oleh peranan media hiburan modern yang lebih menarik, praktis dan canggih.
         Atensi anak terhadap media tersebut cukup tinggi. sehingga suguhan materi yang disajikan oleh media menjadi santapan pemikiran mereka dimana tidak semua yang dipertontonkan itu bernilai positif bahkan terkadang sangat berseberangan dengan akar budaya kita sebagai orang timur yang mengedepankan adab dan sopan santun. Materi pertengkaran, gaya bahasa, pakaian, pergaulan bebas dan gaya hidup indivudualistis kerap dipertontonkan.
         Bila hal tersebut semakin berkelanjutan dikhawatirkan akan terjadi pengikisan budaya dan berdampak ketergerusan moral dan hilangnya karakter yang baik, maka dari itu perlu adanya upaya  dan usaha dari semua pihak untuk menggali dan mengapresiasikan kembali tradisi mendongeng kepada masyarakat yang tampaknya sangat mengharuskan kita untuk menggairahkannya kembali.
        Kita tidak ingin dongeng hanya tinggal menjadi sebuah kenangan manis yang pernah kita terima dulu dari pendahulu kita tanpa berniat mengembalikan memori itu kepada generasi penerus kita, yakinlah kita bahwa lewat metode mendongenga akan terjadi kedekatan bathin dengan anak, dengan begitu warisan leluhur kita ini akan tetap terjaga tidak lenyap begitu saja dan tentunya kita akan lebih mantap melakukan pengawalan akan terjangan arus budaya asing yang tidak tepat buat kultur dan budaya kita.
        Salah satu kecerdasan yang hendak dikembangkan pada anak usia dini adalah kecerdasan linguistik atau kecerdasan berbahasa untuk dapat menstimulinya dapat dilakukan dengan mendongeng. PAUD Kartini Banil Authon juga mengembangkan kecerdasan yang sama sesuai dengan Petunjuk teknis pedidikan PAUD yang menyatakan bahwa “ program dan pembelajaran kegiatan anak yang dikembangkan pendidik seharusnya ditujukan untuk mencapai kematangan semua aspek perkembangan yang mencakup pembinaan akhlakul karimah (moral dan nilai-nilai agama fisik motorik (motorik halus motorik kasar) kognitif sosial emosiaonal bahasa dan estetika” (Petunjuk teknis penyelenggaraan Paud kemendiknas;2011;9) .
        Kecerdasan linguistik siswa PAUD harus dikembangkan oleh tutor lewat kegiatan mendongeng, dan akan lebih efektif bila tutor dapat menyajikan dongengnya dengan menarik, artinya Keativitas mendongeng tutor PAUD akan mampu menarik perhatian dan keinginan siswa untuk mengikuti sajian dongeng.
        Berdasarkan latar belakang masalah diatas peneliti mengangkat judul “ Meningkatkan kecerdasan linguistik siswa PAUD Kartini Banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu melalui kreativitas mendongeng tutor”.

 
B.   Ruang Lingkup dan Rumusan Masalah
1.        Ruang lingkup.
Jika dilihat dari variable penelitian sebagaimana terdapat pada judul penelitian ini maka ruang lingkup penelitian ini melingkupi kreativitas mendongeng tutor PAUD dan kecerdasan linguistik siswa pada kegiatan mendongeng di PAUD Kartini Banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu.
2.       Rumusan Masalah
Berdasarkan ruang lingkup diatas yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.       Bagaimana kreativitas tutor dalam mendongeng di PAUD Kartini Banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu?
2.       Bagaimana kecerdasan linguitik siswa PAUD pada kegiatan mendongeng di Kartini banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu?
3.       Bagaimana pengaruh kreativitas tutor PAUD  terhadap kecerdasan linguistik pada kegiatan mendongeng di PAUD Kartini Banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu?
C.   Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka penelitian ini brtujuan:
1.       Untuk mengetahui kreativitas mendongeng tutor PAUD Kartini banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu
2.       Untuk mengetahui kecerdasan linguistik siswa PAUD Kartini banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu
3.       Untuk mengetahui pengaruh kretivitas mendongeng tutor PAUD terhadap kecerdasan linguitik siswa pada kegiatan mendongeng di PAUD Kartini banil Authon Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu
D.      Kegunaan Penelitian
Penelitian ilmiah sudah tentu akan membawa manfaat baik itu kecil maupun besar. Adapun kegunaan penelitian ini adalah :
1.       Sebagai bahan masukan bagi tutor maupun penyelenggara PAUD pentingnya kreativitas seorang tutor dalam mendongeng
2.       Disamping menambah ilmu pengetahuan saya sebagai peneliti dan juga tutor PAUD, tulisan ini juga saya persembahkan untuk mengikuti lomba karya nyata (LKN) pendidik PAUD.
3.       Menggairahkan kembali semangat mendongeng di era digital seperti saat ini.