Tampilkan postingan dengan label Tazkiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tazkiyah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2013

“ BERANI BERMIMPI “


“ BERANI BERMIMPI “

JANGAN BIARKAN ADA YANG MENAHAN ANDA UNTUK MENGEKSPLORASI MIMPI BESAR ANDA, HARAPAN DAN ASPIRASI ANDA

JANGAN TAKUT UNTUK BERMIMPI BESAR DAN IKUTI MIMPI-MIMPI ANDA KEMANAPUN ANDA DIARAHKANNYA.

BERANILAH BERMIMPI,
APAKAH  MIMPI  ANDA  BERWARNA  ATAU  HITAM  PUTIH
\APAKAH  MIMPI  ANDA  BESAR  ATAU  KECIL
MUDAH  DICAPAI  ATAU      MASUK  AKAL

LIHATLAH  AKAN  MIMPI - MIMPI  ANDA
DAN  WUJUDKANLAH  MEREKA  JADI  KENYATAAN
HARAPAN TIDAKLAH  BERHARGA  SAMPAI  ANDA  MENGAMBIL  LANGKAH PERTAMA  UNTUK  MEWUJUDKANNYA MENJADI  KENYATAAN

BERANILAH BERMIMPI
KARENA  HANYA  DENGAN  BERMIMPI  ANDA  BARU  AKAN MENEMUKAN  SIAPA  DIRI  ANDA,  APA  YANG  ANDA  INGINKAN DAN APA YANG MAMPU ANDA KERJAKAN ,
JANGAN TAKUT UNTUK MENGAMBIL RESIKO , UNTUK TERLIBAT DIDALAMNYA
DAN BERKOMITMEN.

LAKUKAN SEGALA HAL UNTUK MEWUJUDKAN MIMPI ANDA MENJADI KENYATAAN, SELALU PERCAYA AKAN KEAJAIBAN DAN SELALU YAKIN AKAN DIRI ANDA.
.


Disebuah kertas lusuh dan kotor kutemukan untaian kalimat itu, penggalan demi penggalan kucoba untuk memahaminya, seakan muncul sebuah dorongan besar dari dalam diri dan benak yang selama ini terpendam.

Kutulis ulang pesan itu diselembar kertas, kutempel didinding rumah, kuberharap seisi rumah merefresh kembali memori nya, menemukan dan memunculkan kembali ghiroh perjuangan untuk mewujudkan asa memperjuangkan misi hidupnya membangun langkah agar hidup ini berarti dan penuh makna. Bermimpi bercita cita adalah sebuah cara untuk menemukan makna hidup, kembali pula kita teringat pepatah yang mengatakan " life without ambition like a bird without wing "

Bermimpilah bangun cita-cita besarmu, bangun dan susun strategi agar keberpihakan mengarah padamu, keajaiban dari langit adalah hal yang harus kita yakini, karena hanya DIA lah satu-satunya yang maha berhak untuk menentukan kesuksesan kita. dan kesuksesan terbesar adalah ketika kita mampu mengoptimalkan potensi diri sebagai bentuk kesyukuran serta pengabdian pada NYA karena semua hasilnya juga kita persebahkan agar DIA senang pada kita, kita senang bila karya kita dihargai, sang Pencipta juga dapat dipastikan akan senang ketika makhluknya yang lain dapat merasakan manfaat dari hasil cita dan mimpi kita. bermimpilah untuk menyenangkan NYA (Allah SWT), wallhu a'lam
.
 

Sabtu, 27 Oktober 2012

BELAJAR SUKSES DARI KELUARGA SUKSES (Tentang semangat dan pengorbanan)

Oleh, Mustafa Kamal Nasution (Ketua Yayasan Banil Authon)


Ya tuhan kami sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku dilembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman didekat rumah Engkau baitullah yang dimuliakan. Ya tuhan yang demikian itu agar mereka melaksanakan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan mudah mudahan mereka bersyukur. (QS.Ibrohim 37)


Dikehidupan modern dan mengglobal ini, kecenderungan hidup manusia yang sudah semakin materialisti dan semakin mengarah pada pola hidup hedonisme tak sedikit keluarga yang sudah terbawa arus dan hanyut dalam dinamika gaya hidup karena tidak cukupnya bekal tauhid yag diperkenalkan kepada seluruh warga rumah tangga. Mungkin  juga karena sudah salah dalam mencari figur atau sosok sebagai teladan, juga mencari rujukan permasalahan ruah tangga kepada keluarga yang kurang tepat.
Disinilah pentingnya mengambil pelajaran dari keluarga yang sudah teruji dan terbukti mampu memberi jalan keluar dari permasalahan kehidupan. Alquran telah mencatat sejumlah nama yang layak dijadikan teladan diantaranya adalah ibrohim as. Karena memang Allah SWT telah menyebutkan dalam firmanNYA :
Susungguhnya telah ada contoh teladan yang baik bagimu pada Ibrohim dan orang orang yang bersama dengan dia (QS.Almumtahanah ayat 4)

QS Ibrohim ayat 37 diatas merupakan doa yang diucapkan seorang kepala rumah tangga buat keluarganya, doa seorang ayah buat anak nya, sebuah doa yang diuangkapkan penuh dengan pengharapan setelah melaksanakan perintah Tuhannya. Sebuah pengorbanan diluar logika berfikir manusia pada umumnya. Doa itu adalah doa nabiyullah Ibrohim as ketika beliau mendapat perintah Allah untuk meninggalkan istri serta buah hati sibiran tulang ditengah tandusnya padang pasir sebuah lembah dimakkah, yang sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan padanya, disanalah siti hajar dan Ismail kecil ditinggalkan oleh Nabi Ibrohim as.

Siti hajar bertanya kepada suaminya wahai suamiku apakah engkau akan meninggalkan kami di tempat yang sunyi ini namun suaminya tidak menjawab kembali dia bertanya dengan pertanyaan yang sama namun suainya juga tidak menjawab, akhir nya siti hajar kembali menanyakan wahai suamiku apakah ini adalah perintah dari Allah akhirnya Ibrohim menjawab : benar wahai istriku namun ia tetap tidak memandang istrinya karena perasaan iba ia takut meruntuhkan niatnya.
Akhirnya siti hajar memasrahkan diri kalau memang ini adalah perintah Allah aku akan sabar menjalaninya karena aku yakin Allah pasti bersama dengan kami dan tidak mungkin akan menelantarkan kami.

Berjalannya waktu membuat perbekalan yang ada semakin menipis, dan akhirnya habis disinalah terlihat bagimana perjuangan seorang ibu mencari dan bekerja keras mencari penghidupan buat anaknya ditengah ribtihan sang bayi ditambah lagi badannya sendiri yang sudah semakin letih karena cairan tubuh sudah habis air susu sudah tidak mengalir lagi, ia berlari kecil mendaki kesana kemari diatara bukit shofa dan marwa dan terus mengulanginya sampai tujuh kali namun hasilnya sama sekali nihil. Akhirnya ia kembali menemui anaknya dan pada akhirnya Allah mengirimkan sumber air yang tak jauh dari anaknya sendiri ismail.

Dari kisah menarik ini banyak hal yang bisa kita maknai untuk dijadikan penyemangat dalam mengarungi kahidupan dengan segala romantikanya karena roda yang dijalankan senantiasa akan menemui banyak lintasan yang tidak sama, kadang berhadapan dengan jalan yang rata kadang licin lobang tanjakan dan lainnya, Allah telah mencatat peristiwa tersebut dalam kitab suci Alqur’an, dan tak mungkin nama siti hajar masuk dalam catatan besar Allah kalau bukan karena banyaknya hikmah yang bisa diambil darinya untuk semua manusia dipermukaan bumi ini sampai akhir zaman, kita juga tertegun karena sosok wanita pilihan Allah ini dihadiahi Allah sebuah hasil karya yang monumental dan spektakuler (sumur zam-zam) serta yang manakjubkan lagi dia bukan terlahir dari keluarga kaya dan terhormat tapi malah beliau adalah seorang budak sahaya.

Diantara hikmah dan pelajaran sukses dari kisah ini yang bisa kita ambil adalah :
  1. Siti Hajar tidak pernah kehilangan semangat dan tidak berputus asa, ia senantiasa berpandangan baik, dan tetap menjaga pandangan baiknya agar tidak berubah, tidak pernah mengeluh tidak pernah menyalahkan suaminya juga tidak menyumpahi Allah karena permasalahan hidupnya. Ia tetap mejalaninya dengan ikhlas kerana dia tahu bahwa Allah maha pengasih dan penyayang dan bahkan Allah tidak akan memberikan ujian bagi seorang hamba kecuali dengan kadar kesanggupan hambanya, dan alangkah tidak mungkin pula Allah menzalimi hambanya yang dia menyadari pula bahwa ini adalah bagian tugas suaminya yang memang pemegang amanat Allah sebagai pembawa risalah,  karena dia juga adalah manusia seperti kita, ia juga dihinggapi perasaan khawatir, namun ia tetap mengahdirkan fikiran positifnya. Ini adalah sebuah pelajaran bear buat kita karena Allah senantisa menghadapkan pada kita kehidupan yang tidak pernah bisa diramal dan dipastikan kedepannya seperti apa, kadang kita diuji dengan rasa takut, lapar dan haus, kehilangan harta benda, kehilangan jiwa, dan kekurangan buah-buahan namun Allah akan selalu memberi kabar baik dari semua permasalahan itu hanya kepada orang yang sabar yang senantiasa berprasangka baik dengan segala konsekuensi dari sebuah kehidupan yang penuh misteri.
  2. Siti hajar mengajarkan kepada kita akan pentingnya usaha dan kerja keras. Beliau hilir mudik bahkan sampai tujuh kali diatas bukit melihat kebawah moga ada suara air, air sebagai sumber kehidupan penting yang mau dicari dari saatu tanjakan ketanjakan lain, perjuangan yang bisa dibayangkan betapa sulitnya dipadang pasir yang tandus yang sudah bisa dipastikan tidak ada sumber air, namun tidak membuat hajar hanya berpasrah diri dengan berzikir dan menyerahkan segala kepada keajaiban semata, namun dia tebus dengan keringat dan air mata dengan meletihkan diri diketidak pastian perjuangan nya, Allahu akbar betapa Allah sang pemberi kehidupan benar saja sangat menghargai sebuah perjuangan ikhlash dan tanpa keluhan. Akhirnya Allah mengahadiahi beliau dengan sesuatu yang dicarinya tapi bukan dari tempat ia berlari. Namun malah air yang dicari tidak jauh dari kaki anak nya sendiri tidak jauh dari peristirahatan mereka. Pelajaran besar bukan hasil yang menjadi catatan pentingnya namun usaha dan kerja keras yang manjdi hal penting, hasil adalah semata penganugerahan sang pencipta dari hasil kerja kerasnya bukan dari jalan yang diusahakannya tapi jalan yang tak pernah dia sangka datang nya. 
  3. Semangat melahirkan kemanfaatan buat orang lain, ditengah letihnya dia, tidak membuatnya melepas tanggung jawabnya sebagi seorang ibu, dia tidak memikirkan dirinya sendiri. karena terkadang kita dengar dari pemberitaan banyaknya orang tua yang meninggalkan dan mengabaikan anaknya karena tidak sanggup menerima beban kehidupan. Berbeda dengan hajar yang mencoba mencari sesuatu yang bisa diberikan kepada hamba Allah yang lemah ismail. dia terus mencari solusi dia tidak memikirkan badannya yang letih namun fokus fikirannya hanya pada nyawa orang lain, pada kehidupan orang lain walaupun itu memang adalah nyawa anak sendiri, paling tidak dibenaknya bukan dirinya semata yang hendak ia selamatkan. Perjuangan untuk memberi manfaat buat orang lain membuktikan bahwa sumber yang dia cari sangat dekat dengan kehidupan orang lain yang dia tolong. Sebuah pelajaran baru pula rezeki kita mungkin juga dekat dengan orang lain yang kita tolong tersebut, hajar juga bisa melanjutkan kehidupannya dari sumber rezeki yang ada dikaki anaknya. Tentu pesan ini mengajak kita bertumpu pada usaha (proses oriented). Karena luar biasanya lagi perjuangannya itu Allah SWT menjadikan sumber air itu kelak menjadi sumber mata air tujuan termulia dipenjuru dunia ini ditunggu oleh jutaan kaum muslimin sebagai oleh-oleh dari keluarganya yang berangkat ketanah suci itulah air zam-zam yang diberkahi Allah. Yang ditebus dengan tetesan keringat seorang hamba Allah seoarng ibu dunia yang penuh dengan kasih sayang. Pesan rasulullah Khairunnas anfa’uhum linnas sebaik manusia adalah yang bermanfaat buat manusia lainnya.
  4. Ini juga tentang semangat melakukan pengorbanan untuk mencari kemuliaan dimata Tuhan, Ibrohim as adalah suami yang benar-benar ridho mengorbankan sebuah keluarga yang dicintai, suami seperti ini mungkin tidak akan pernah ada lagi dimuka bumi ini mengorbankan segala nya sebagai pengabdian pada tuhannya, mungkin itu dikeranakan beliau adalah sosok suci dan utusan tuhan namun nilai edukasi tinggi yang bisa kita ambil adalah semua perjuangan mereka adalah pengorbanan untuk mencari kemuliaan dimata Allah SWT. juga siapnya siti hajar untuk mengorbankan diri nya buat Allah SWT. ini juga pesan tersirat bahwa betapa sama nya Visi yang mereka bangun selarasnya visi suami dan istri menjadi lompatan besar buat terciptanya kesuksesan dan lahirnya pertologan Allah. Saatnya keluarga muslim tidak saling menghujat suami atau menyalahkan istri cobalah membangun kesamaan visi dan tujuan hidup dalam mengayuh bahtera kehidupan sebagai wujud penghambaan kepada sang pencipta kerana memang kehidupan Allah ciptakan adalah sebagai bentuk pengabdian kepadaNYA.
  5. Kekuatan sebuah DOA, kita lihat doa nabi Ibrohim seperti pada ayat yang kita kemukakan diatas doa yang didasari keikhlashan kepasrahan kayakinan akan dikabulkan Allah SWT. Doa yang mampu menghantar keluaga mereka menjadi sebuah keluarga percontohan dimuka bumi, keluarga yang senantiasa menjadi rujukan buat semua manusia. Itu juga disandarkan pada kekuatan doa. Pada awalnya juga perasaan nabi Ibrohim juga galau juga diliputi perasaan iba terbukti ketidak sanggupan beliau melihat keluarga nya ditinggal dipadang lembah padang pasir yang tandus itu dikarenakan Nabi Ibrohim juga adalah manusia sama seperti kita punya perasaan dan rasa iba, namun keutamaan beliau adalah tingkat ketauhidan nya yang tinggi. Beliau adalah seorang nabi yang dekat dengan Allah juga tetap berdoa dan memohon penjagaan dari Allah swt untuk keluarganya dan dia yakin Allah lah tempat mengadu dan minta pertolongan. Akhirnya memang doanya Nabi Ibrohim as dikabulkan Allah SWT istri dan anaknya diselematkan dan bahkan lembah itu kini menjadi tempat tujuan ibadah semua kaum muslimin dan pasti merindukan untuk bisa menjadi tamu Allah di baitullah di makkatul mukarromah. Menjadikan tempat itu penuh dengan keberkahan.
    Inilah kekuatan sebuah doa.
     
Keluarga Nabi Ibrohim adalah keluarga yang tak pernah kering untuk dicari hikmah dan pelajaran darinya, karena ajaran tauhid yang dibawa Rasulullah Muhammad SAW adalah sebagai lanjutan dari ajaran Tauhid nabi Ibrohim as juga. Semoga Allah SWT meridhoi kita untuk tetap bersemangat untuk melahirkan karya karya lainnya sehingga manusia lainnya dapat merasakan manfaat darinya. Nabi Ibrohim juga berdoa kepada Allah agar dia menjadi hamba Allah yang Sholih dan menjadi bahan pembicaraan baik bagi generasi sesudahnya ini juga sebagai penyemangat buat kita untuk meninggalkan ceita yang baik setelah kita tiada.

(Ibrohim berdo’a) ya Allah berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang sholih da jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudiaan, (QS.AsySyu’ara{26}:83-84.

Semoga bermanfaat buat kita semua amin ya Rabbal alamin.





Selasa, 07 Agustus 2012

KISAH SIBELANG SIBOTAK DAN SIBUTA

Ketika kami masih kecil dulu ayah suka sekali mendongeng menceritakan banyak kisah-kisah menarik diantaranya  cerita nabi, legenda jenaka dan lainnya, beliau juga aktif membeli buku cerita bergambar dari kisah-kisah teladan sahabat rasul dan cerita islam lainnya, serasa memang kisah cerita itu selalu membawa pesan-pesan moral yang baik sekali, ayah adalah sosok yang gemar membaca dan bercerita, juga mengisi buku quiz (Teka Teki Silang) inti Kisah yang akan kita ceritakan ini juga pernah beliau sampaikan pada kami dulu ketika masih kecil.

diatas sebuah tempat tidur yang terbuat dari kayu setelah maghrib sebelum isya dan menjelang makan malam disajikan ibunda tercinta adalah saat-saat yang tak kan terlupakan


Jumat, 13 Juli 2012

SAAT NYA...ONLINE DENGAN ALLAH SWT

SAAT NYA...ONLINE DENGAN ALLAH SWT DI BULAN RAMADHAN

buka puasa tahun lalu
Tiada terasa Ramadhan suci sudah diambang pintu, Dia datang membawa beragam tawaran yang membahagiakan, lipat ganda pahala, amalan sunnah yang disejarjarkan dengan yang wajib, pintu kebaikan dibuka, pintu neraka ditutup, doa-doa dikabulkan, Yang teristimewa  dimalam ramadhan itu Allah akan menurunkan satu malam keutamaan, yang kebaikannya melebihi 1.000 bulan (QS.alqodar : 1-5)

Beragam aktifitas yang dilakukan kaum muslimin menyambut kedatanagn bulan suci tersebut, ada yang hilir mudik kembali kekampung halaman berziarah kemakam kerabat/keluarga yag telah mendahului, jalanan sering macat kerana ramainya kenderaan penzirah di TPU.  Adapula lagi yang mengakhirkan bulan sya’ban dengan melakukan kunjungan beramai-ramai kesungai mandi bersama yang seolah menjadi tren wajib tapi mudah2an tidak dianggap syakral dengan sejumlah wewangian,  juga ada yang menyibukkan diri dengan aktifitas rumahan dengan memberi variasi warna dan perabotan serta banyak lagi kegiatan lainnya yang menjadi style menyambut ramadhan oleh anak-anak, remaja bahkan orang tua. dapat dipastikan sehari menjelang Ramadhan pajak baru (pajak daging/ pasar tradisional) ramai dikunjungi untuk membeli kebutuhan pangan yang cendrung menunjukkan budaya konsumtif masyarakat yang jauh dari kesederhanaan. Itulah sebagaian aktifitas yang lakukan menyambut Ramadhan. 

Tulisan ini  bukan memberi komentar  atau fatwa apapun terhadap kegiatan dimaksud, namun mencoba mencari sebuah pemaknaan tentang hal terpokok dalam penyambutan Syahrusshiyam itu.

MARHABAN YA RAMADHAN.....

Ramadhan adalah bulan yang suci : 

Idealnya sambutlah dengan kesucian, niat suci senantiasa berdoa semoga Allah memberi umur panjang agar kita dapat mengisi kegiatan bermakna didalamnya, berdoa diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah shiyam dan qiyamullail. Tentu satu saat jiwa kita juga akan meninggalkan raga sama seperti ruh yang diziarahi yang tak mampu berbuat apa-apa lagi.

Allah sangat senang kepada hamba yang senang hatinya menyambut kedatangan Ramadhan, senang bukan sebatas emosional tapi lebih pada tataran spritual. Bisa jadi mereka yang senang hatinya menyambut ramadhan tidak terlalu kentara dari fisik materi, makanan ala kadarnya, pasilitas seadanya , kesederhanaan  tapi ternyata  dihati mereka penuh CINTA dan rindu tak olah kekasih yang menanti belahan jiwanya seolah di dirinya tertumpunya harapan dan masa depannya.

(man fariha bidukhuli ramaadhan harromallhu jasadihi minan niran)

kita adalah sosok yang senantiasa kotor, untuk memantapkan diri masuk didalaamnya kita sucikan mental ruhani kita lewat taubat dan mandi taubat atas kemaksiatan yang pernah terjadi.

Sebagai manusia juga kerap berlakon kasar dan lisan yang tidak terjaga, yang juga melahirkan luka dihati sesama, kita bersihkan dengan memohon maafnya terlebih buat kedua orang tua.


Ramadhan adalah bulan latihan :  

Atlit terbiasa dengan latihan tentu ketika akan berangkat, ia membawa seperangkat alat dan perbekalan cukup untuk kebutuhannya. Demikian juga kita yang ingin dilatih ramadhan  juga harus mempersiapkan peralatan kita untuk sampai didalamnya.
- siapaka materi yang cukup untuk amunisi ibadah shodaqoh kita
- siapkan Alqur’an sebagai media komunikasi kita dengan Allah
- cukupkan supleman buat memperkokoh fisik kita
- tambahi ilmu dengan mempelajari aturan main ibadah shoum dan idadah lainnya lewat buku atau bertanya pada guru
- susun agenda kegiatan, jadwal yang tersusun pasti akan melahirkan semangat untuk menyeleaikan satu demi satu mulai dari tarawih,tadaarus malam, sahur, aktifitas pokok, istirahat, dan lainnya
- mempersiapkan yel-yel semangat untuk motivasi kepada keluarga baik anak,istri, suami, menantu, pembantu untuk sama-sama mendulang keuntungan dan kebaikan ramadhan
- Mempersiapkan mental PEMAIN SEJATI karena dalam medan laga ada yang curang, teriakan penonton godaan suporter, tidak membuat kita mudah terpancing emosi harus cendrung sabar dan ulet konsisten dengan niat karena tujuan akhirnya PASTI MENANG.
sibukkan lah diri menjadi yang terbaik karena talenta kita masing masing akan dinilai langsung oleh Allah....(asshoumu li wa ana azzi bihi) puasa untuk KU dan akulah yang akan membalasnya...



SAATNYA KITA ONLINE LEBIH LAMA DENGAN ALLAH SWT

Saat kita Online, ternyata kita bisa duduk tertib berjam-jam dihadapan komputer, mengerahkan potensi  - potensi terbaik kita, kadang tersenyum sendiri, saat kita curhat dengan teman lewat komentar kita dan lainnya beragam reaksi wajah kita muncul. Padahal tanpa sadar kita hanya duduk dengan komputer yang tidak mampu berkata lelah walau sudah sebenarnya dia telah lelah..............


Saatnya kita alihkan konsentrasi kita untuk bisa online penuh makna dengan Allah, kita add Allah sebagai teman curhat, komunikasi dibangun dari hati, pengharapan mutlak hanya pada NYA, saatnya kita berharap lewat fadhilah amaliyah kita (sedekah,tahajjud,dhuha,puasa, tadarus dll) berharap penuh keyakinan pada NYA karena memang dialah satu-satunya bergantungnya semua pengharapan. Bukan pimpinan,bukan penguasa, bukan boss, bukan orang kaya dll hanya ALLAH semata....

Kita beli harapan kita dengan amaliyah kita, kita yakin ketika kita layak menurut pandangan Allah kita pasti di beri....namun tugas kita bukan hanya sebagai penerima, posisi terbaik sebenarnya adalah penyampai....
(Yadul ‘ulya khirun min yadisupla...)

Rosul itu penyampai....penyampai semuanya....

Sedikit demi sedikit kita belajar untuk mampu menyampaikan sebagian yang diberi Allah kepada kita (ilmu,harta) kepada sesama........insya Allah

Wallahu A’lam....

............................................


Ya .. Allah...!!!!

Ya Allah kami hamba yang kurang pandai berterima ksih atas karuniaMU, setiap hari nikmatMU tak pernah putus menghampiri kami, kenikmatan yang Engkau berikan terkadang malah kami bawa kejalan yang tidak Engkau Ridho, hati kami masih terus berburuk sangka lisan tak jarang mengeluh dalam melintasi waktu kami  ya Allah.

Seribu bahasa terima kasih sering terungkap kepada makhluk Mu namun terkadang dalam sujud padaMU kami pun belum mampu ikhlas kerena masih dipenuhi dunia. Materi yang Engkau beri pada kami tak jarang kami hitung-hitungan dan sulit sekali membahagiakan makhluk MU yang lain, kalaupun kami memberi masih terasa senang kalau manusia lainnya mengungkapnya.

Indra ini masih sempurna, namun acapkali tampil hanya ingin meraih pesona manusia dan mencari-cari muka dihadapan orang lain sedikit sekali ingin menarik perhatian MU ya Allah, 
banyak waktu tersisa hanya untuk bercerita mengkaji sesuatu yang tidak bermanfaat justru jatuh pada ghibah. Pandangan yang tak terjaga, pendengaran yang gandrung pada isu. Duduk dimajlis ilmu bisa dihitung jari, sekali duduk sangatlah kritisnya.

Hati yang belum terjaga, power nya belum begitu handal untuk memberi arus-arus positif keindra yang lain

YA ALLAH.....
               Sampaikan kami dibulan kemualian MU ya Allah..
               Ajarkan kami untuk lebih mencintai MU diatas segalanya
               Ajarkan kami yang haq itu adalah haq dan bathil itu benar bathil
               Beri kami hati yang salim dan tenang, karena hanya itulah yang Engkau Ridho....