Kamis, 10 Oktober 2013

BIMBINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STASIUN DI BANIL AUTHON

Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I / Ka RA Banil Authon
Hari minggu lalu Kepala RA Banil Authon  (Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I) melakukan bimbingan khusus kepada mualimah (tenaga pengajar) tentang pemantapan penerapan model pembelajaran stasiun di lembaga ini, metode stasiun merupakan pembelajaran model sentra juga, namun kata stasiun dipakai untuk lebih mengakrabkan dengan anak-anak. selama ini pembelajaran sudah mengarah ke model ini namun masih belum utuh untuk disebut model sentra atau stasiun.

Setelah melewati masa magang di salah satu sekolah di Rantauprapat yakni RA Robbani pemahaman tentang model pembelajaran stasiun menguat. Ibu Zubaidah mengapresiasi RA Robbani yang telah berkenan berbagi ilmu, moga Allah melimpahkan keberkahan dan kekuatan buat kita dalam menghantar generasi terbaik bangsa ini kedepan.

Dari pemaparan kepala sekolah dapat diuraikan :

Istilah sentera sering disebut juga dengan area, sudut kegiatan (activity center), sudut belajar (learning centre) atau sudut minat (interst centre), dan di form laporan bulanan Raudhatul Athfal yang dikirim ke kantor kementerian Agama tertera sudut atau area yang ada disekolah.

Sentra dapat diartikan sebagai zona atau area bermain anak yang dilengkapi dengan seperangkat alat main yang berfungsi sebagai pijakan lingkungan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak dalam 3 jenis bermain, yaitu bermain sensorimotor atau bermain fungsional, bermain peran dan bermain pembangunan (depdiknas 2005)

Setelah membaca dan mendengar beberapa sumber Tujuan pembelajaran model Stasiun (baca:Sentra) sangat banyak diantaranya Meningkatkan pelayanan pengalaman belajar kepada anak dengan memberikan kebebasan dalam bereksplorasi, melatih kemandirian, pembelajaran akan lebih alamiah dan menyentuh kebutuhan dasar perkembangan mental anak, dan anak akan mengalami langsung proses sehingga akan lebih menguatkan daya ingat dan kepercayaan diri. Tentu lewat model ini akan sangat membantu mengaplikasi pendidikan karakter mereka. 

Stasiun Persiapan
Dengan demikian anak mengerti apa tujuan belajar, manfaat belajar, cita-cita mereka, dan bagaimana pencapaiannya, mereka sadar bahwa apa yang mereka pelajari akan berguna bagi hidup dan masa depannya kelak. Dengan demikian mereka akan punya pengalaman tersendiri. Karena pengalaman itu adalah guru yang sangat berharga.

Bagi mualimah sendiri tentu akan lebih punya tanggung jawab akan stasiun yang dia kendalikan, sebagai Master of station mualimah ia harus kratif dengan idenya. Master of station (guru stasiun) bertugas sebagai pengarah pembimbing dan inspirator. 

Untuk lebih mengakrabkan anak dengan model pembelajaran ini, banil authon mengadopsi
konsep sentra ini dengan menerapkannya menjadi pembelajaran berbasis stasiun. Bahasa stasiun akan lebih dekat dan akrab ditelinga anak. Kiranya konsep stasiun tidak mengurangi makna pembelajaran sentra itu sendiri.

RA Banil Authon menyadari bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki masih sangat terbatas untuk memberlakukan motode itu, namun akan dimulai dari hal sederhana dan yang mungkin dilakukan serta akan berkomitmen melaksankan Beberapa Stasiun yaitu :

1. Stasiun Ibadah

Stasiun ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman agama pada anak sejak dini. Pada Stasiun ini berisi berbagai kegiatan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT , membentuk pribadi yang cerdas mulia berakhlakul karimah sesuai dengan aturan syariat. Kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang sederhana dan menyenangkan bagi anak. Karena pengenalan pemahaman konsep agama adalah sesuatu yang abstrak, perlu diterjemahkan menjadi aktivitas yang konkrit bagi anak. Sehingga distasiun ini perlu disiapkan serangkaian fasilitas yang digunakan untuk beribadah, seperti miniatur masjid, mukena, jadwal sholat buku-buku cerita, gambar-gambar dan alat permainanlain yang bernuansa Islam. Ditambah film showing bernuansa keimanan.

Dalam Stasiun ini anak melakukan kegiatan bermain untuk mengenal Islam seperti; rukun Islam mengucap kalimat syahadat, pelaksaan sholat (dimulai dari bersuci wudhu) pengenalan  puasa, zakat, manasik haji, pengenalan rukun iman/akidah (iman kepada Allah SWT, malaikat, nabi dan rasul, kitab Allah, hari akhir), pembacaan iqro, dan alqur’an dan mulianya menjadi anak sholeh dengan berakhlak mulia senantiasa mengucapkan kalimat thayyibah, mebiasakan salam, sopan dan menanamkan kepedulian lewat shodaqoh dan aktivitas lainnya.

2. Stasiun Bahan Alam

distasiun bahan alam memiliki tujuan untuk memberikan pengalaman pada anak untuk bereksplorasi dengan berbagai materi. Di Stasiun ini, anak bermain sambil belajar dengan menggunakan bahan-bahan alam yang kering maupun yang basah untuk membantu proses perkembangan keimanan dan ketakwaan, bahasa, daya pikir, daya cipta/kreatifitas, keterampilan dan jasmani. Seperti bermain warna, biji-bijian, bermain pasir dan lainnya

distasiun ini anak dihantar untuk dapat menunjukkan kemampuan, mengenali, membandingkan, menghubungkan dan membedakan. Dengan bereksplorasi dan bereksperimen anak akan memiliki ide dan kepekaan terhadap pengetahuan dan alam sekitar sehingga tumbuh motivasi dan kepercayaan diri dalam belajar.

Stasiun Bahan Alam disiapkan sebagai tempat anak melakukan kegiatan bermain sambil belajar Juga menanamkan kecintaan dan kepedulian anak untuk tetap menjaga, memanfaatkan serta melestarikan kekayaan alam yang dianugerahkan Allah SWT

3. Stasiun Seni

Stasiun seni memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kreatifitas dan keterampilannya. terutama keterampilan tangan dengan menggunakan berbagai bahan dan alat, seperti: melipat, menggunting, mewarnai, membuat prakarya, melukis dan membuat prakarya dengan menggunakan adonan, Membatik, menjumput, kolase, meronce, menganyam. Di Stasiun ini anak bermain sambil belajar mengasah rasa keindahan, membangun kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, bersosialisasi, melatih koordinasi mata, tangan, kaki dan pikiran.melatih kesabaran, keserasian ketepatan. Menghargai karya orang lain, serta toleransi. 

4. Stasiun balok

Stasiun balok membantu perkembangan anak dalam keterampilan berkonstruksi. pada stasiun ini anak akan digiring untuk mengembangkan kemampuan visual spasial dan matematika mereka. Mengenalkan bentuk. bermain sambil merepresentasi dan menyajikan bentuk gambar.

5. Stasiun Persiapan

Stasiun persiapan berfokus untuk memberikan kesempatan pada anak mengembangkan kemampuan matematika, pra menulis dan pra membaca, dengan kegiatan antara lain: mengurutkan, mengklasifikasikan, dan mengelompokkan berbagai aktivitas lainnya yang mendukung perkembangan kognitif anak.

Stasiun persiapan merupakan salah satu stasiun yang disediakan di lemmbaga ini karena tidak dapat kita pungkiri bahwa sebenarnya anak-anak sudah tertarik untuk membaca dan menulis di Stasiun persiapan ini diadakan kegiatan untuk mengembangkan potensi anak khususnya dalam masalah keaksaraan sehingga anak punya kesiapan untuk melanjutlkan kejenjang pendidikan selanjutnya.

Mualimah sebagai pembimbing melayani dengan bijak serta memberikan fasilatas yang dibutuhkan oleh anak dan tetap melakukan pengamatan dan penilaian perkembangan disetiap stasiunnya.

Kiranya mualimah bisa lebih ekstra, agar penerapan model stasiun ini walau pada awalnya berat namun kita punya keyakinan akan mudah dan nikmat pada akhirnya dan lebih punya nilai manfaat besar bagi siswa-siswi kedepan, seraya tetap berserah pada yang Maha Kuasa. 

Selamat berkarya

Selasa, 24 September 2013

PENYULUHAN KESEHATAN OLEH TIM MEDIS PUSKESMAS SIGAMBAL


Hari ini Raudhatul Athfal Banil Authon menerima kunjungan Tim medis Puskesmas Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Labuhanbatu untuk mengadakan penyuluhan kesehatan sesuai dengan program kerja mereka.

Kunjungan dari Puskesmas Sigambal ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya di Raudhatul Athfal ini, karena sejak awal berdiri sekolah ini kepala sekolah telah berupaya menjalin kerja sama dengan instansi ini untuk memberikan layanan kesehatan pada anak secara berkala dan terjadwal.

Kali ini kehadiran tim medis ini membawa sejumlah informasi tentang kesehatan dan kebersihan, anak diajarkan dan ditanamkan akan pentingnya menjaga kesehatan. Mereka dikenalkan Vitamin sebagai suplemen penting bagi tubuh. Kemudian secara bergantian siswa siwsi diberi vitamin. Berat siswa ditimbang dan tinggi badan diukur.

Semua data kesehatan siswa diisi petugas di masing-masing data isian. Sebagian data mereka bawa dan lainnya pertinggal pihak sekolah. Catatan individu siswa akan manjadi dasar bagi guru berkomunikasi dengan orang tua serta menjadi bahan konsultasi dengan pihak medis.

Penyuluhan kesehatan ini dilakukan oleh dokter yang sangat berkompeten dibidang nya. ditambah sejumlah tenaga ahli kesehatan lainnya.

Puskesmas Sigambal adalah mitra Banil Authon dalam pengamatan tumbuh sehat anak, kesehatan gizi dan vitamin adalah hal yang harus menjadi perhatian semua pihak, generasi yang kuat harus diciptakan sejak awal, perhatian akan asupan gizi serta pengamatan perkembangan pertumbuhan harus menjadi prioritas. 

Terima kasih kepada tim medis dari Puskesmas Sigambal semoga kerjasama ini senantiasa terjalin dengan baik karena kesehatan dan pendidikan dua hal yang saling berhubungan dan tak bisa dipisahkan.

Minggu, 15 September 2013

FORUM PARENTING PAUD /TK RA BANIL AUTHON

Keterlibatan orang tua untuk meningkatkan kualitas penididikan anak disekolah sangat diharapkan, karena tanggung jawab pendidikan disekolah itu tidak hanya terfokus pada guru saja. Kesepahaman akan tujuan pendidikan satu hal yang sangat penting, sekolah yang berbasis pada masyarakat adalah tujuan karena dengan demikian kehadiran sebuah lembaga pendidikan ditengah masyarakat bisa dirasakan adalah sebagai kebutuhan bersama sehingga sense of belonging (rasa memiliki) bisa dirasakan oleh semua pihak, sekolah bukan hanya milik yayasan tapi sekolah adalah milik semua orang yang ingin mewujudkan mimpi besar melahirkan genarasi yang tangguh dan cerdas kedepan.

Belajar adalah satu kata yang sangat diharuskan oleh sang pencipta bagi manusia, tanpa mengenal batasan usia, tentunya lewat wadah organisasi orang tua/wali akan menjadi mungkin terwujud pembelajaran bersama, bukan hanya anak yang kita hantar untuk belajar tapi orang tua dan guru secara bersama belajar banyak hal, agar tuntutan kebutuhan perkembangan fisik dan psikis anak bisa tersahuti. Dan tentunya akan memperkaya khazanah pengetahuan orang tua dan guru lewat pengkajian ilmu yang disampaikan oleh ilmuan yang berkompeten. Tentunya dengan demikian akan senantiasa ada masyarakat pembelajar karena masyarakat madani itu harus diciptakan, salah satu nya lewat dunia pendidikan.

Itulah yang menjadi dasar pemikiran Perguruan Islam Banil Authon mengundang para orang tua dan wali untuk membentuk sebuah wadah berkumpulnya para orang tua menyatukan persepsi dan pemikiran membantu perguruan untuk dapat mengembangkan program yang telah dicanangkan dalam setahun, juga menggagas ide dan pemikiran baru untuk mensupport mutu disekolah ini. wadah itu diberi nama FORUM PARENTING yang murni sepenuhnya pengelolaan dan dikembangkan diserahkan kepada orang tua 

Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan susunan kepengurusan dalam tahun pelajaran berlangsung, setelah didapat kesepakan siapa yang dipercaya untuk mengkayuh bahtera organisasi yang luar biasa ini kedepan, barulah kepengurusan dan seluruh anggota menyusun program kerja yang akan dilaksanakan dalam setahun masa bhakti. 

Arah tujuan organisasi ini :

-        Ajang silaturrahim dan sharing informasi orang tua dan pihak sekolah
-        Pengkajian dan pengembangan kualitas pendidikan anak di Banil Authon
-        Pusat pembelajaran bersama orang tua dan guru
-        Wadah penguat keislaman dan keimanan
-        Wadah sosialisasi dan informasi dimasyarakat

Tentunya masih banyak lagi fungsi dari organisasi ini, yang pembaca yang baik hati tentunya dapat menanambahkan nya lagi di kolom komentar dibawah nantinya. Dan tentunya kami sangat berterima kasih akan hal itu.

Alhamdulillah setelah berjalan dua tahun dlam perjuangannya membangun lembaga pendidikan dari situasi yang sangat sederhana, kali ini Perguruan Islam Banil Authon semakin merasa dukungan besar dari masyarakat terlebih orang tua. Karena mereka melihat niat besar perguruan yang sungguh-sungguh dalam mengejar mutu. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan hidayah dan taifiq Allah SWT, sehingga harapan kita bersama dapat tercap
ai dengan baik.


SUSUNAN KEPENGURUSAN
FORUM PARENTING PAUD – TK/RA BANIL AUTHON
TP 2013-2014

KETUA UMUM                    :              HJ.BETTI MEGAWATI,M.Ag
WAKIL KETUA                    :              OKTARINO

SEKRETARIS UMUM         :              ENDANG SETIARINI,SE
WAKIL SEKRETARIS          :              APRODITHA RAMBE

BENDAHARA                      :              NINA FAUZIAH

ANGGOTA                           :              SELURUH ORANG TUA/WALI SISWA

Kamis, 12 September 2013

PERTUNJUKAN DAN WORKSHOP MENDONGENG BERSAMA KAK AWAM


Selasa 10 September 2013 gedung Nasional sesak dipadati orang tua, guru dan siswa taman kanak-kanak yang ingin menyaksikan pertunjukan dogeng yang dibawakan langsung oleh pendongeng Nasional Kak Awam dari Jakarta.

Disesi pembukaan panitia menyuguhkan sejumlah penampilan siswa Taman kanak-kanak dan kreasi memukau dari teater Topeng. Diantara beberapa pertunjukan tersebut Panitia mempercayakan sebuah penampilan dari siswa PAUD / RA Banil Authon Rantauprapat. Alhamdulillah dengan latihan yang kurang lebih satu minggu para siswa dapat menunjukkna performa terbaiknya didepan Bupati dan wakil Bupati Labuhanbatu dan penonton yang hadir.

Acara yang digagas Kampung dongeng Rantauprapat bekerjasama dengan Labuhanbatu membaca dan Pemkab Labuhanbatu mendapat apresiasi yang tinggi dari Bupati Labuhanbatu Bapak dr H.Tigor Panusunan Siregar, Sp.PD. yang hadir bersama dengan wakil Bupati Labuhanbatu Bapak Suhari Pane,S.Ip

Bunda Dewi dari kampung dongeng Rantauprapat selaku Ketua Panitia menyampaikan beberapa program kerja yang sudah dan akan dilaksanakan oleh kampung dongeng Rantauprapat. Terkait dengan kegiatan tersebut beliau meyampaikan bahwa kegiatan pada hari itu dimulai dari pertunjukan mendongeng oleh kak awam dan setelah istirahat siang acara berlanjut pada workshop mendongeng dengan pesertanya adalah guru dan orang tua, dimana dari kegiatan dimaksud akan menggairahkan kembali semangat bercerita kepada anak, juga sebagai bentuk dan  upaya penanaman nilai karakter yang cukup efektif.

Setelah usai arahan bimbingan Bupati labuhanbatu kak awam  memulai aksi dongengnya. Kemampuan beliau yang luar biasa mampu membawa Anak dan orang tua terpukau larut dalam aliran ceritanya. Tepuk tangan dan tawa mengiringi pertunjukan itu. 

Setelah break siang, berlanjut pada sesi selanjutnya yakni workshop mendongeng yang diikuti para guru TK sekabupaten Labuhanbatu. Mereka diajarkan tehnik mendongeng dan bagaimana mengolah cerita dengan baik sehingga kesan dapat berkesan dan bermakna.

kehadiran kak awam diLabuhanbatu selama lebih kurang tiga hari memiliki agenda yang cukup padat, setelah pertunjukan dan workshop mendongeng di gedung Nasional, keesokan harinya memdongeng bersama dipanti asuhan Namira yang menghadirkan beberapa anak dari panti asuhan yang ada di Labuhanbatu, turut juga meramaikan dan menyaksikan siswa MDA Banil Authon, dan dihari berikutnya mengunjungi daerah pesisir Labuhanbatu untuk mendongeng tepatnya disei Rakyat.

Turut menyampaikan sambutan ketua Labuhanbatu membaca Tatang Hidayat Pohan Msi, yang dalam sambutan nya mencanangkan Tahun 2014 adalah tahun menulis. 

terlihat juga hadir Bapak Camat Rantau Utara Kabid PNFI Dinas Pendidikan Labuhanbatu kasi PAUD Dinas Pendidikan Labuanbatu.