Selasa, 15 April 2014

MUDZAKARAH MUALIMAH BANIL AUTHON



Dalam UU Guru dan Dosen (pasal 1 ayat 1) dinyatakan bahwa: ”Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah”. 

Ilmu pengetahuan teknologi dan informasi yang senantiasa berkembang menjadi tantangan bagi guru, sehingga guru benar-benar ditutut untuk terus berkembang dan meningkatkan kapasitas diri yakni kognisi dan karakter yang baik, sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Guru yang berkualitas mampu mewujudkan kinerja profesional, modern, menjadikan profesi yang ditekuni menjadi pilihan hidup yang mendasar sehingga pengabdian dibidang bidang pendidikan mampu mendatangkan manfaat yang besar bagi semua.

Paling tidak hal tersebut diatas menjadi dasar bagi para mualimah Banil Authon degan penuh kesadaran membuka forum mudzakarah internal yang diselenggarakan disekolah dengan belajar bersama bekerja bersama dengan tema-tema yang dipilih dan dikembangkan masing-masing untuk kemudian menjadi bahan pembuka diskusi dan untuk dicarikan solusi-solusi cerdas atas permasalahan yang mengemuka.

Kepala RA Banil Authon menjelaskan bahwa Farom mudzakarah ini digagas bersama oleh seluruh mualimah sehingga lewat majelis bersama tersebut mampu menumbuhkan semangat, pemicu prestasi dan pendongkrak kualitas.

Dalam kesempatan mudzakarah kali ini mualimah Sopiah Harahap membawakan tema tentang Pendidikan Pada Anak Usia dini, dengan referensi ditambah pengalaman yang dimilikinya beliau paparkan hal-hal terkait Anak Usia Dini kemudian mualimah yang lain memberi tanggapan dan masukan sehingga mampu menjadi rekomrendasi untuk melahirkan program untuk Tahun Ajaran mendatang.

Semoga Mudzakarah tersebut menjadi agenda rutin dan tetap berkelanjutan, insya Allah pertemuan seperti itu pasti mendatangkan banyak manfaat.

Jumat, 28 Maret 2014

PONPES USWATUN HASANAH GUDANG SANTRI BERPRESTASI

Sejumlah santri mengenakan sarung menyambut dan menyapa kami dengan ramah ketika kami menginjak memasuki pelataran pondok pesantren uswatun hasanah Ujung Padang B Silangkitang Labuhanbau Selatan Sumatera Utara. kehadiran kami atas nama Ikatan sarjana Alwashliyah (PD ISARAH LABUHANBATU) dan keluarga merupakan bentuk belasungkawa atas berpulangnya kerahmatullah orang tua dari sahabat kami ustadz darwin lubis, S.Sos.I direktur pesantren uswatun hasanah beberapa waktu lalu.

Perbincangan berlangsung cukup lama terbangun dengan suasana akrab penuh kekeluargaan, rekam jejak masa lalu pahit manis perjuangan bersama kala menuntut ilmu hingga sampai mendirikan lembaga pendidikan pun terurai, panjang lebar beliau memaparkan bagaimana pesantren ini dimula, dari lokasi sempit dengan dinding tepas dan atap nipah, namun dengan semangat dan kerja keras akhirnya pelan-pelan mendapat dukungan masyarakat dan sedikit demi sedikit grafik siswa mengalami peningkatan.

Pesantren yang sudah berumur lebih kurang tujuh tahun ini adalah sekolah maju, terbukti telah mampu melahirkan sejumlah santri berprestasi dan mampu menjuari beberapa berbagai kagiatan yang pernah diperlombakan hingga tingkat provinsi, torehan prestasi santri-santrinya mampu membawa harum nama kabupaten Labuhanbatu selatan dikancah musabaqah. selain piawai dan handal diberbagai even perlombaan seni dan musabaqoh, siswa juga mahir dan menguasai cabang ilmu keislaman. segenap civitas uswatun hasanah juga bersungguh-sungguh dalam mendidik, mereka sangat berkeinginan dari pesantren tersebut kelak akan melahirkan cikal bakal ulama masa depan yang mumpuni menguasai ilmu agama dan memiliki karakter yang benar, sehingga penguasaan kitab kuning yang menjadi khas dan icon pesantren salapiyah menjadi prioritas .

sekilas deretan tropy membuat decak kagum dihati, dengan kesungguhan dan ketekunan dari sudut kampung mampu mengukir prestasi, namun bila meliat disekitar lokasi berdirinya ponpes ini amat sangat sederhana, fasilitas seadanya justru memprihatinkan. sangat wajar rasanya bila Pemerintah dan masyarakat yang berkecukupan membatu dan mendukung agar pesantren ini tetap eksis dan bisa sejajar dengan sekolah maju yang fasilitas dan pendanaan yang memadai.

Ustadz Darwin lubis,S.Sos.I dan Ustadz H,Tukino S.Sos.I dua sahabat kami yang energik dan bervisi maju, adalah tokoh yang membidani lahirnya pesantren salafiyah ini. dibantu bapak syahyudin sebagai yayasan telah berjuang dengan sangat luar biasa, bermodal semangat dan nawaitu yang benar dari gubuk dan dinding gedek perlahan grafik siswa menaik.

Sebagai sahabat kami sangat mengapresiasi kesungguhan niat dan kerja keras mereka, semoga kedepan pesantren ini benar-benar semakin maju dan berkembang lagi. sehingga generasi kita tidak harus jauh-jauh menuntut ilmu karena pilihan itu telah hadir di ujung padang B silangkitang. Semoga Allah SWT memudahkan dan meridhoi urusan-urusan kita. dan persahabatan yang kita bangun berkekalan abadi dalam kasih sayangNYA.
 

Jumat, 07 Februari 2014

DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT KEMENTERIAN AGAMA LABURA PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1435 H



AEK KANOPAN, 6 Pebruari 2014, Dharma wanita persatuan unit Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara mengadakan peringatan hari besar Islam untuk yang pertama kali sejak kementerian agama Kabupaten labuhanbatu Utara berdiri 7 bulan lalu yakni Peringatan Maulid nabi Muhammad SAW 1435 H. Kegiatan yang dipusatkan dihalaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhantu utara berlangsung dengan khidmat dan sukses

Ny.Sabrina Ibrahim Sihombing selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas ibu-ibu dharma wanita persatuan unit Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara dibawah pimpinan NY Saparuddin dalam pertemuan arisan bulanan dan adapun dana kegiatannya diambil dari dana kas dan sumbangan donatur.

Dalam araham bimbingannya Kepala kantor kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara Bapak Drs Safaruddin MA menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja ibu-ibu dharma wanita Kementerian Agama Labura, karena dengan kekompakan dan kebersamaan dinilai telah mampu mengadakan kegiatan yang cukup sukses murni dikelola mereka sendiri.

Lebih lanjut kepada seluruh pejabat dilingkungan kantor kementerian Agama Labuhanbatu Utara beliau berharap agar lebih bersinergi, bekerja sama dan sama-sama bekerja, dimana atas kerja keras selama 7 bulan ini dirasa cukup maju karena telah memiliki kantor sendiri dan memiliki mobil dinas walau pinjam pakai dari Pemkab Labuhanbatu Utara, dari sisi administrasi dan layanan lainnya juga dinilai sudah lebih maju dari daerah pemekaran lainnya.

Sementara Al Ustadz Syahrial dalam tausyiahnya mengulas panjang lebar tentang tanggung jawab orang tua terhadap generasinya, dimana diantara tanggung jawab para orang tua adalah memastikan anak mengkonsumsi makanan halal, memberikan pendidikan agama yang baik, serta memelihara sampai dewasa, didepan pegawai dan dharma wanita beliau berpesan agar ukhuwah islamiyah tetap dijaga dan diperkuat.

Turut memeriahkan acara siswa-siswi MAN Kualuh Hulu, yang tampil menghibur jamaah dengan nasyid dan tembang-tembang Islami. Hadir dalam acara tersebut pejabat dilingkungan Kemenag Labuhanbatu Utara yakni para kepala seksi, kepala KUA, Pengawas dan Kepala Sekolah MA, Mts, MI, serta Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Labura. 

Kepala RA Banil Authon ibu Zubaidah Dalimunthe, S.Pd.I turut hadir dan bergabung sebagai anggota Dharma wanita unit Kemenag Labura dan untuk pertama kalinya serta mengikuti sesi-sesi rapat setelah acara maulid berlangsung untuk menyusun agenda kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi ibu-ibu istri PNS ini bulan depan. " saya cukup senang bergabung dan menjalin silaturrahmi dengan ibu-bu lainnya, semoga kedepan lebih maju dan eksis lagi" pungkasnya.

(Mustafa Kamal Nst,S.Pd.I/ Ka MIN MHB Syukrina)



Selasa, 04 Februari 2014

JALAN-JALAN MENYAMBANGI TUKANG PERABOT



Minggu ini anak Tema Pembelajaran di RA Banil Authon adalah profesi atau jenis-jenis pekerjaan, dalam memahamkan ini dirasa amat penting mengenalkan anak langsung dengan profesi yang bersangkutan.

Banyak profesi yang digeluti manusia untuk memberikan sumber kehidupan, salah satu jenis profesi tersebut ada disekitar sekolah dan tidak butuh banyak biaya menyambanginya yakni para pengrajin kayu (perabot) jati yang dipimpin mas Darsam dan sudah dilakoni selama puluhan tahun dan sangat berkembang yang beralamat di jalan Padat Karya Aek Tapa A Rantauprapat.

Dengan senang hati pengusaha tersebut menyambut kehadiran anak-anak Banil Authon yang dibawa muallimahnya, melihat memperhatikan kerja para pengrajin satu persatu. Mereka memberanikan diri untuk bertanya seputar jenis pekerjaan yang mereka lihat. Mas Darsam dengan sabar melayani keinginan anak-anak dan diperlihatkan hasil karajinan yang telah selesai pengerjaannya seperti lemari, meja, kursi, dan lainnya.

Muallimah menanamkan semangat untuk berwirausaha sejak dini pada siswanya, “ karena itu kita harus rajin belajar agar pintar dan suatu saat nanti bisa banyak kemampuan sehingga bisa membantu orang tua kalau sudah punya uang banyak juga bisa membantu orang sekitar pasti Allah SWT akan sayang dengan kita “ anjur muallimah.

Mereka pulang  dan kembali kesekolah ketika orang tua telah menanti dengan sabar didepan pagar.
seru dech ma...


Senin, 03 Februari 2014

MABIT DISEKOLAH ALA BANIL AUTHON


Malam minggu lalu siswa MDA banil authon tidak pulang usai mengikuti kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW disekolah. Mereka tinggal menginap bersama temannya dengan suasana sederhana dan seadanya. Siswa-siswi yang masih belia itu telah mempersiapkan dirinya dan Izin dengan orang tuanya untuk mengikuti Mabit (bermalam) dan serangkaian agenda acaranya.

Setelah sukses menghantar dan mengisi Acara Maulid dengan aksi-aksi terampil para siswa beristirahat guna mempersiapkan diri bangun tengah malam untuk melaksanakan sholat Tahajjud dan motivasi spiritual oleh pembimbing. 

Sekira pukul 02.30 dini hari seluruh peserta pun dibangunkan oleh muallim-muallimah dan dianjurkan untuk mensucikan diri dengan berwudhu’, kemudian pembimbing yakni Bapak Mustafa Kamal Nasution S.Pd.I yang juga ketua yayasan menggiring pemahaman siswa/i akan keutamaan dan keistimewaan beribadah tengah malam hening seperti itu. Diantara satu sesi sholat kesholat yang berikutnya diisi dengan tausiyah dan motivasi. Setelah dirasa cukup kemudian siswa pun di beri kesempatan untuk kembali istirahat untuk kembali bangun melaksanakan sholat shubuh berjamaah.

Pagi hari selepas sholat subuh siswa/i dan sedikit mengulang program tahfiz nya dihalaman secara berjamaah, sembari menghirup udara segar siswapun diajak berjalan santai keliling kampung dan, berlanjut kemudian dengan senam ceria dan game-game menarik. 

Menyahuti keinginan para siswa kepala MDA Bapak Hoddin munthe membagi kelompok jadi dua putera dan puteri untuk bermain bola dan tarik tambang. Setelah dirasa cukup dan semua siswa terlihat puas, aktifitas fisik pun disudahi dan istirahat, masing-masing membersihkan badan dan mandi.

Ketika siswa asyik bermain seluruh muallimah telah sibuk mempersiapkan menu sarapan pagi untuk dinikmati seluruh peserta. Dan mengumpulkan siswa/i dihalaman untuk makan bersama setelah semua selesai mandi. Begitu terasa kekompakan dan kerjasama diantara siswa dan gurunya, saling menyayangi  dan menghormati.

Sesaat setelah cukup istirahat siswa kembali diajak berwudhu dan kembali keruangan untuk sholat Dhuha bersama, didalam komando Ustadz Abdul Halim Rangkuti siswa digiring sholat dhuha dan menutupnya dengan nasehat agar mengingat kenangan ini dan membiasakan hal terbaik yang didapat selama 16 jam berada disekolah.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan para orang tua/wali pun menjemput sekitar pukul 9.00  dan satu persatu siswa pun kembali kerumah masig-masing.




PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1435 H PERGURUAN ISLAM BANIL AUTHON

Sabtu, 1 Pebruari 2014 Perguruan Islam Banil Authon mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H yang diadakan dihalaman sekolah. Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 20.10 WIB dimana seluruh agenda di prakarsai oleh siswa MDA Banil Authon, mulai dari MC dan seluruh penampilan menjelang Tausyiah Agama Oleh ustadz.

Acara yang digelar malam itu dihadiri oleh seluruh civitas Banil Authon, orang tua wali dan juga masyarakat sekitar. Kehadiran mereka sebagai wujud apresiasi kegiatan yang diadakan oleh perguruan ini. Kepala MDA bapak Hoddin Munthe selaku ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh Guru yang telah berperan aktif sehingga pelaksaan Maulid ini dapat dilaksanakan, juga mengucapkan terima kasih kepada undangan dan orang tua yang mendukung terlaksananya acara.

Ketua Yayasan Bapak Mustafa Kamal Nasution,S.Pd.I menyampaikan tujuan pelaksanaan ini adalah bahagian pendidikan rohani bagi siswa dan juga kita semua, dimana nantinya anak akan dikenalkan dengan sosok yang agung Nabi Muhammad SAW, beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk mengembangkan kepribadian anak lewat penampilan dan perjunjukan, lebih lanjut beliau sampaikan bahwa siswa dalam kegiatan ini akan menginap disekolah dimana tujuannya untuk mengenalkan anak dengan sholat tahajjud dan akan kembali esok pagi setelah selesai dhuha, dan seluruh kagiatan tersebut dalam bimbingan para muallim dan muallimah Banil Authon.

Abdul Rahman Ritonga, S.Pd selaku tokoh Masyarakat menyampaikan “terima kasih kepada perguruan Banil Authon yang telah berupaya menyelenggarakan pendidikan berbasis keagaman di daerah kita ini, kita melihat bahwa selama lebih kurang 3 tahun sejak berdiri perguruan ini terus mengalami peningkatan, selayaknyalah kita mendukung program dan pengembangan perguruan ini kedepan” katanya.

Hadirin begitu menikmati sajian siswa/i yang lucu dan tampil apa adanya, muali dari mengaji, penampilan tahfiz juz amma, pidato, puisi dan drama, sholawatan, dan lantunan volksong.

Sebagai simpul acara Al-ustadz Abdul Halim Rangkuti yang juga tenaga pengajar di Banil authon menyampaikan tausiyah menarik dan menggugah dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai ummat Muhammad SAW. Kepada orang tua ustadz muda belia ini menyampaikan beberapa tanggung jawabnya seperti penanaman akidah yang kokoh, keteladanan orang tua dan memperhatikan pendidikan dan tilawah alqur’an. 

Acara peringatan tersebut diakhiri sekitar pukul 23.11 wib, seluruh undangan satu persatu meninggalkan lokasi sementara siswa bersiap untuk istirahat untuk bekal di beberapa acara selanjutnya.