Jumat, 23 November 2012

KAMPOENG DONGENG LABUHANBATU MENGADAKAN PERINGATAN HARI ANAK SEDUNIA DI BANIL AUTHON

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan bahwa Tanggal 20 November, adalah hari anak sedunia. Organisasi anak di bawah PBB, yaitu UNICEF untuk pertama kali menyelenggarakan peringatan hari anak sedunia pada bulan Oktober tahun 1953.
 
Wujud kecintaan dan perhatian terhadap anak, serta perhatian yang besar akan pendidikan mereka, Kampoeng dongeng kabupaten labuhanbatu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Perguruan Islam banil Authon Rantauprapat dalam rangka memperingati dan merayakan "Hari Anak Sedunia" walau dengan sederhana .

Peringatan Hari Anak Sedunia sebenarnya jatuh pada tanggal 20 Nopember 2012, namun dikarenakan banyaknya aktifitas dan kegiatan masing masing sehingga pelaksanaannya baru dapat dilaksanakan hari ini Jum'at 23 Nopember 2012. Rencana kegiatan tersebut diawali setelah kepala sekolah PAUD - RA Banil Authon menerima telepon dari Bunda dewi Pemerhati pendidikan anak dan juga istri dari salah seorang anggota dewan Pendidikan Kabupaten bapak Tatang Hidayat, M.si. mereka berniat berkunjung ke Banil Authon sekaligus merayakan Hari Anak Sedunia tersebut.

kegiatan dimulai sekitar pukul 8.00 diawali dengan eksplorasi oleh para mualimah dilanjutkan kemudian dengan beberapa aksi dari kampoeng dongeng, pertama sekali bunda dewi menagajak anak bernyanyi, memberi kuis serta memberi hadiah bagi anak-anak yang berani tampil untuk bernyanyi atau membaca doa dan surah. kemudian bunda tersebut melanjutkan degan mendongeng bersama anak-anak. dengan penuh semangat wajah ceria mereka menatap bunda tersebut yang sedang bercerita juga sebahagian yang lain sibuk bercanda dengan teman walau sesekali juga akan kembali ketempat duduknya.

Menurut bunda Dewi selain mendongeng ada pertunjukan lain yang ingin mereka persembahkan ke anak, namun kerena sesuatu hal pementasan teatrikal tersebut akhirnya tidak jadi mengingat personil nya berhalangan hadir. daalam perbincangan lebih lanjut juga pak tatang hidayat M,Si berencana kedepannya Hari Anak Sedunia akan terus diperingati dengan acara lebih besar dan meriah serta lebih variatif, harapannya juga sekolah yang lain juga dapat berpartisifasi.

Kepala sekolah banil authon Zubaidah Dalimunthe,S.pd.I, pada awalnya juga berkeinginan untuk mengadakan acara ini dengan mengundang beberapa sekolah untuk merayakan secara bersama namun karena acara tersebut berbenturan dengan Pelatihan PAUD yang diadakan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, sehingga niat tersebut tertunda karena ibu Zubaidah juga ikut sebagai peserta.

Semoga niat kita bersama dalam mengembangkan pendidikan anank usia dini di Labuhanbatu semakin konsisten terlebih lagi Banil Authon akan semakin percaya diri karena merasa telah memiliki banyak Mitra seperti Kampung Dongeng dan Labuhanbatu membaca, yang akan senantiasa berkenan memberi masukan saran dan berbagi ilmu demi anak labuahanbatu.

dengan penuh cinta dan kasih sayang marilah kita hadiahkan secercah harapan dan kegembiraan kepada anak-anak kita yang merupakan bahagian anak di dunia ini serta harus menciptakan sebuah dunia yang sehat, penuh keriangan dan semangat, bukan dipenuhi dengan pencemaran  gangguan dan kekerasan pertikaian bahkan peperangan. menghargai sepenuhnya yang menjadi hak-hak mereka, hak hidup, hak sehat, hak mendapat pendidikan, mendapar periindungan dan hak lainnya.
terlebih dalam Islam pendidikan anak adalah hal yang tak boleh diabaikan, karena mereka adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungan jawabnya. terlebih lagi kita akan mewariskan dunia ini kepada mereka anak-anak kita.

Selamat Hari Anak sedunia, bravo anak Indonesia






 



Jumat, 09 November 2012

BULETIN EDISI SATU TAHUN 2012



Sebentuk komitmen untuk melahirkan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan anak, serta mewujudkan sebuah lembaga yang unggul, banil Authon akan terus belajar dan mengoptimalkan strategi yang bisa diterima orang tua dan masyarakat.

Disamping itu pula pentingnya mempublikasi segenap aktifitas akademik diperguruan ini dirasa amat perlu untuk menyusun sebuah buletin sebagai media informasi. namun kami sepenuhnya amat menyadari kekurangan dan keterbatasan kemampuan dalam menata atau menyusun informasi yang disajikan. tapi tujuan yang begitu mendasar adalah niat semoga saja dari hal kecil ini mampu menjadi nilai edukasi bagi siapa saja yang telah menyempatkan diri untuk membacanya, serta sebagai sebuah media belajar bagi segenap civitas perguruan untuk mensejajarkan informasi dengan target menciptakan lembaga yang profesional dalam menyusun program dan melaksanakn kegiatannya.

Walaupun dipandang sederhana namun berbagai hal dibicarakan didalam nya, mulai dari artikel singkat yang menggugah, juga ada laporan kegiatan akademik serta kolom konsultasi yang langsung diasuh oleh salah seorang psikolog dikota ini, diharapkan dengan adanya kolom itu menjadi ajang diskusi yang bermanfaat terkait perkembangan anak. kedepan juga sedang dirancang agar terbentuknya forum komunikasi para orang tua  yang permanen dilembaga ini (Parenting Group), disamping ajang silaturrahim juga diharapkan dapt menjadi suplier ide cerdas bagi perguruan demi pertumbuhan sibuah hati serta membantu proses pencapaian Visi Misi daan Tujuan Perguruan Banil Authon.

Cerita mimpi adalah sebuah keindahan dan kesempurnaan namun dalam tataran pelaksanaan masih jauh dari sempurna, tidak akan tercipta banyak langkah kalau tidak dimulai dari satu langkah. untuk itulah buletin kecil lahir dengan harapan akan tersusun Jurnal kagiatan atau majalah sekolah kedepannya.

Rabu, 07 November 2012

KEGIATAN OUTBOND SISWA BANIL AUTHON AEK TAPA RANTAUPRAPAT




Suasana ceria penuh ketidak sabaran terlihat dari siswa / siswi Paud dan Raudhatul Athfal Banil authon Labuhanbatu, betapa tidak mereka telah mengetahui bahwa mereka akan mengadakan kegiatan keluar (outing) bersama para orang tua mereka masing masing setelah kemarin mereka menerima sepotong surat pemberitahuan kepada orang tua mereka.

Kerena peguruan belum memilki kenderaan / angkutan yang dapat digunakan mengangkut semua siswa, orang tua berperan mengantar mereka dengan kenderaan masing-masing bahkan ada yang naik becak demi tuntutan program sekolah dan demi memenuhi pertumbuhan psikis anak mereka.  Setelah berkumpul barulah kepala sekolah mengumumkan keberangkatan diawali dengan Doa pengantar serta pengarahan oleh ketua yayasan, mengingat lokasi yang akan dikunjungi belum akrab dengan anak dan orang tua.

lebih kurang lima belas menit rombongan sampai kemudian perlengkapanpun digelar dan pengeras suara juga telah disediakan oleh pengusaha tempat rekreasi tersebut, dengan iringan musik anak-anak kemudian diekspolari, mulai dari yel-yel penyemangat, manari dan mennyanyi. Beberapa saat kemudian siswa pun dipandu malimah dengan mengenalakan binatang yang ada disekita lokasi tersebut karena kebetulan tema yang akan disampaikan pada siswa berkaitan dengan tema binatang. Setelah itu siswa ditantang dengan lomba tarik tambang putra berhadapan dengan putra begitu juga putrinya. Suasana semakin pecah penuh semangat karena sorakan sporter mereka para orang tua da mualimah, siswa semakin antusias karena mualimah mereka menyebut siapa yang menang dialah yang akan lebih dahulu diperbolehkan mandi dan berenang.

Setelah para siswa dihantar dengan sedemikian rupa kegiatan awal, para orang tuapun kemudian bergegas mengambil posisi duduk sejajar dan merapat, suasana keakraban terasa, mengingat setelah buka puasa bersama beberapa bulan lalu, inilah baru mereka dapat bersama kembali dalam satu forum sederhana mendampingi anak mereka. Diawali pembacaan ummul qur’an mualimah Murni ritonga, SE memulai acara dilanjutkan dengan kata sambutan ketua yayasan yang sangat berterima kasih atas dukungan partisifasi orang tua terhadap serangkaian kegiatan yang telah menjadi program banil Authon, diharapkan pula semoga dengan pertemuan ini kedepan dapat tercipta keakraban dan diharapkannya pula terbentuknya suatu wadah Parenting Group yaitu tempat orang tua berdiskusi melahirkan ide demi membantu tercapainya visi misi dan tujuan Banil Authon dimana anak mereka bersekolah hari ini. Kemudian yayasan juga menyampaikan insya Allah kedepan direncanakan akan diterbitkan buletin sebagai media bersama.

Kemudian acara berlanjut dengan penyampaian materi oleh ibu Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I (kepala sekolah Paud – TK/RA Banil Authon). Adapun materi yang disampaikan adalah seputar Memahami sifat anak, serta beberapa tips mengahadapi berbagai sifat yang muncul pada anak, cukup panjang materi tersebut disampaikan lebih kurang memakan waktu satu jam, namun ibu-ibu cukup bersemangat dalam menerima materi tersebut, kepala sekolah juga menyampaikan beberapa contoh yang mereka alami selama berhadapan dengan siswa dan upaya mereka menanganinya.

Mengingat matahari sudah semakin tinggi, materi diakhiri nara sumber dan moderator meminta para orang tua (audiens) untuk dapat berdiskusi atau menyampaikan tanggapan serta saran sehubungan dengan materi yang telah disampaikan, mama Raja dan Mama Mutia  mewakili dari beberapa orang tua yang hadir memberi saran dan pendapat serta ucapan terima kasih atas didikan yang telah diberikan oleh para mualimah terhadap anak mereka serta berharap kedepan mualimah semakin ekstra terkhusus ketika mengawasi anak sedang bermain diluar ruangan.

Dipenghujung acara ditutup dengan doa oleh mualimah Afroditha Rambe, dan dilanjutkan dengan makan siang bersama orang tua dan siswa mengasikkan berkesan dan mudah-mudahan dapat memberi manfaat buat para orang tua, terkhusus buat  anak-anak kami yang cerdas.
Ternyata para orang tua juga kurang puas melihat kolam yang kecil kemudian pindah kekolam renang yang lebih luas dan lantas.....!!! mereka juga ikut njebur bersama anaknya selamat berbasah ria ibu....nikmati lah moga pulang kerumah lebih press dan segar. Acara berakhir dengan berpose bersama. Good luck semoga Allah meridhoi upaya kita dalam menghantar generasi yang cerdas dimasa depan.






Jumat, 02 November 2012

MENGANYAM DAN MERONCE


    
      A.  MENGANYAM 

Menganyam adalah mengatur bilah atau lembaran secara tindih menindih dan silang menyilang, bahan yang digunakan sebagai bilah atau lembaran yang akan dianyam dapat berupa bambu, rotan, kertas, daun pandan, janur, kertas bahkan kulit binatang.
Dimasyarakat, kita sering menemukan bahan perabotan, hiasan yang dibuat oleh pengrajin dengan metode menganyam. Sebahagian bahan anyaman tersebut ada yang dipakai sendiri dan ada juga yang dijual untuk tambahan pengahasilan.

Pada siswa Taman kanak kanak seni menganyam juga dapat diperkenalkan secara sederhana dipandu oleh para guru mengembangkan motorik halus mereka juga mengembangkan daya kreatifitas mereka, mulai dari mengumpul bahan-bahan yang dibutuhkan, pemilihan warna serta ukurannya, itu semua adalah rangkaian sederhana namun dapat menanamkan kejelian ketepatan keserasian yang tentu sangat tepat sebagai latihan pengembangan nalar mereka.

disamping itu juga dapat memperkenalkan bahan – bahan kerajinan tangan yang dibuat dengan cara anyaman seperti bakul, tikar, selongsong ketupat, juga dapat dijelaskan pada anak-anak manfaat dari barang yang dihasilkan serta hasil yang bisa diperoleh oleh mereka yang mampu membuat keterampilan dengan anyaman tersebut.

B.     MERONCE

Meronce berarti menjalin beberapa benda dengan dihubungkan oleh seutas tali. Bahan yang digunakan untuk meronce dapat terbuat dari manik-manik, kertas bahkan sampai pada kulit kerang dan lainnya seperti yang bisa kita lihat ditoko cenderamata. Dalam meronce ada dua tahapan yang harus dilalui, tahapan perancangan dan pembuatan.

Dalam tahapan perancangan kita buat terlebih dahulu sketsa atau model roncean yang akan kita buat, bahan yang digunakan serta ukurannya. Katakanlah kita hendak membuat kalung dari manik-manik.

Dalam tahapan pembuatan
Siapkan tali atau senar yang panjangnya lebih kurang 20 cm, kemudian bakar ujung senar sebagai penahan manik agar jangan lepas. Kemudian masukkan manik-manik secara selang-seling sesuai dengan keindahan warna. Buat sebanyak dua buah sebagai mainan kalung
Selanjutnya ambil tali senar sekira panjangnya 60 cm dan masukkan dua buah roncean yang sudah jadi kedalam senar tersebut, kemudian isilah tali senar tersebut dengan manik-manik sesuai dengan kebutuhan dan keindahan, setelah itu simpul ujung senar dan pasang pengait, maka jadilah sebuah kalung ronce dan siap dipakai.

Sabtu, 27 Oktober 2012

BELAJAR SUKSES DARI KELUARGA SUKSES (Tentang semangat dan pengorbanan)

Oleh, Mustafa Kamal Nasution (Ketua Yayasan Banil Authon)


Ya tuhan kami sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku dilembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman didekat rumah Engkau baitullah yang dimuliakan. Ya tuhan yang demikian itu agar mereka melaksanakan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan mudah mudahan mereka bersyukur. (QS.Ibrohim 37)


Dikehidupan modern dan mengglobal ini, kecenderungan hidup manusia yang sudah semakin materialisti dan semakin mengarah pada pola hidup hedonisme tak sedikit keluarga yang sudah terbawa arus dan hanyut dalam dinamika gaya hidup karena tidak cukupnya bekal tauhid yag diperkenalkan kepada seluruh warga rumah tangga. Mungkin  juga karena sudah salah dalam mencari figur atau sosok sebagai teladan, juga mencari rujukan permasalahan ruah tangga kepada keluarga yang kurang tepat.
Disinilah pentingnya mengambil pelajaran dari keluarga yang sudah teruji dan terbukti mampu memberi jalan keluar dari permasalahan kehidupan. Alquran telah mencatat sejumlah nama yang layak dijadikan teladan diantaranya adalah ibrohim as. Karena memang Allah SWT telah menyebutkan dalam firmanNYA :
Susungguhnya telah ada contoh teladan yang baik bagimu pada Ibrohim dan orang orang yang bersama dengan dia (QS.Almumtahanah ayat 4)

QS Ibrohim ayat 37 diatas merupakan doa yang diucapkan seorang kepala rumah tangga buat keluarganya, doa seorang ayah buat anak nya, sebuah doa yang diuangkapkan penuh dengan pengharapan setelah melaksanakan perintah Tuhannya. Sebuah pengorbanan diluar logika berfikir manusia pada umumnya. Doa itu adalah doa nabiyullah Ibrohim as ketika beliau mendapat perintah Allah untuk meninggalkan istri serta buah hati sibiran tulang ditengah tandusnya padang pasir sebuah lembah dimakkah, yang sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan padanya, disanalah siti hajar dan Ismail kecil ditinggalkan oleh Nabi Ibrohim as.

Siti hajar bertanya kepada suaminya wahai suamiku apakah engkau akan meninggalkan kami di tempat yang sunyi ini namun suaminya tidak menjawab kembali dia bertanya dengan pertanyaan yang sama namun suainya juga tidak menjawab, akhir nya siti hajar kembali menanyakan wahai suamiku apakah ini adalah perintah dari Allah akhirnya Ibrohim menjawab : benar wahai istriku namun ia tetap tidak memandang istrinya karena perasaan iba ia takut meruntuhkan niatnya.
Akhirnya siti hajar memasrahkan diri kalau memang ini adalah perintah Allah aku akan sabar menjalaninya karena aku yakin Allah pasti bersama dengan kami dan tidak mungkin akan menelantarkan kami.

Berjalannya waktu membuat perbekalan yang ada semakin menipis, dan akhirnya habis disinalah terlihat bagimana perjuangan seorang ibu mencari dan bekerja keras mencari penghidupan buat anaknya ditengah ribtihan sang bayi ditambah lagi badannya sendiri yang sudah semakin letih karena cairan tubuh sudah habis air susu sudah tidak mengalir lagi, ia berlari kecil mendaki kesana kemari diatara bukit shofa dan marwa dan terus mengulanginya sampai tujuh kali namun hasilnya sama sekali nihil. Akhirnya ia kembali menemui anaknya dan pada akhirnya Allah mengirimkan sumber air yang tak jauh dari anaknya sendiri ismail.

Dari kisah menarik ini banyak hal yang bisa kita maknai untuk dijadikan penyemangat dalam mengarungi kahidupan dengan segala romantikanya karena roda yang dijalankan senantiasa akan menemui banyak lintasan yang tidak sama, kadang berhadapan dengan jalan yang rata kadang licin lobang tanjakan dan lainnya, Allah telah mencatat peristiwa tersebut dalam kitab suci Alqur’an, dan tak mungkin nama siti hajar masuk dalam catatan besar Allah kalau bukan karena banyaknya hikmah yang bisa diambil darinya untuk semua manusia dipermukaan bumi ini sampai akhir zaman, kita juga tertegun karena sosok wanita pilihan Allah ini dihadiahi Allah sebuah hasil karya yang monumental dan spektakuler (sumur zam-zam) serta yang manakjubkan lagi dia bukan terlahir dari keluarga kaya dan terhormat tapi malah beliau adalah seorang budak sahaya.

Diantara hikmah dan pelajaran sukses dari kisah ini yang bisa kita ambil adalah :
  1. Siti Hajar tidak pernah kehilangan semangat dan tidak berputus asa, ia senantiasa berpandangan baik, dan tetap menjaga pandangan baiknya agar tidak berubah, tidak pernah mengeluh tidak pernah menyalahkan suaminya juga tidak menyumpahi Allah karena permasalahan hidupnya. Ia tetap mejalaninya dengan ikhlas kerana dia tahu bahwa Allah maha pengasih dan penyayang dan bahkan Allah tidak akan memberikan ujian bagi seorang hamba kecuali dengan kadar kesanggupan hambanya, dan alangkah tidak mungkin pula Allah menzalimi hambanya yang dia menyadari pula bahwa ini adalah bagian tugas suaminya yang memang pemegang amanat Allah sebagai pembawa risalah,  karena dia juga adalah manusia seperti kita, ia juga dihinggapi perasaan khawatir, namun ia tetap mengahdirkan fikiran positifnya. Ini adalah sebuah pelajaran bear buat kita karena Allah senantisa menghadapkan pada kita kehidupan yang tidak pernah bisa diramal dan dipastikan kedepannya seperti apa, kadang kita diuji dengan rasa takut, lapar dan haus, kehilangan harta benda, kehilangan jiwa, dan kekurangan buah-buahan namun Allah akan selalu memberi kabar baik dari semua permasalahan itu hanya kepada orang yang sabar yang senantiasa berprasangka baik dengan segala konsekuensi dari sebuah kehidupan yang penuh misteri.
  2. Siti hajar mengajarkan kepada kita akan pentingnya usaha dan kerja keras. Beliau hilir mudik bahkan sampai tujuh kali diatas bukit melihat kebawah moga ada suara air, air sebagai sumber kehidupan penting yang mau dicari dari saatu tanjakan ketanjakan lain, perjuangan yang bisa dibayangkan betapa sulitnya dipadang pasir yang tandus yang sudah bisa dipastikan tidak ada sumber air, namun tidak membuat hajar hanya berpasrah diri dengan berzikir dan menyerahkan segala kepada keajaiban semata, namun dia tebus dengan keringat dan air mata dengan meletihkan diri diketidak pastian perjuangan nya, Allahu akbar betapa Allah sang pemberi kehidupan benar saja sangat menghargai sebuah perjuangan ikhlash dan tanpa keluhan. Akhirnya Allah mengahadiahi beliau dengan sesuatu yang dicarinya tapi bukan dari tempat ia berlari. Namun malah air yang dicari tidak jauh dari kaki anak nya sendiri tidak jauh dari peristirahatan mereka. Pelajaran besar bukan hasil yang menjadi catatan pentingnya namun usaha dan kerja keras yang manjdi hal penting, hasil adalah semata penganugerahan sang pencipta dari hasil kerja kerasnya bukan dari jalan yang diusahakannya tapi jalan yang tak pernah dia sangka datang nya. 
  3. Semangat melahirkan kemanfaatan buat orang lain, ditengah letihnya dia, tidak membuatnya melepas tanggung jawabnya sebagi seorang ibu, dia tidak memikirkan dirinya sendiri. karena terkadang kita dengar dari pemberitaan banyaknya orang tua yang meninggalkan dan mengabaikan anaknya karena tidak sanggup menerima beban kehidupan. Berbeda dengan hajar yang mencoba mencari sesuatu yang bisa diberikan kepada hamba Allah yang lemah ismail. dia terus mencari solusi dia tidak memikirkan badannya yang letih namun fokus fikirannya hanya pada nyawa orang lain, pada kehidupan orang lain walaupun itu memang adalah nyawa anak sendiri, paling tidak dibenaknya bukan dirinya semata yang hendak ia selamatkan. Perjuangan untuk memberi manfaat buat orang lain membuktikan bahwa sumber yang dia cari sangat dekat dengan kehidupan orang lain yang dia tolong. Sebuah pelajaran baru pula rezeki kita mungkin juga dekat dengan orang lain yang kita tolong tersebut, hajar juga bisa melanjutkan kehidupannya dari sumber rezeki yang ada dikaki anaknya. Tentu pesan ini mengajak kita bertumpu pada usaha (proses oriented). Karena luar biasanya lagi perjuangannya itu Allah SWT menjadikan sumber air itu kelak menjadi sumber mata air tujuan termulia dipenjuru dunia ini ditunggu oleh jutaan kaum muslimin sebagai oleh-oleh dari keluarganya yang berangkat ketanah suci itulah air zam-zam yang diberkahi Allah. Yang ditebus dengan tetesan keringat seorang hamba Allah seoarng ibu dunia yang penuh dengan kasih sayang. Pesan rasulullah Khairunnas anfa’uhum linnas sebaik manusia adalah yang bermanfaat buat manusia lainnya.
  4. Ini juga tentang semangat melakukan pengorbanan untuk mencari kemuliaan dimata Tuhan, Ibrohim as adalah suami yang benar-benar ridho mengorbankan sebuah keluarga yang dicintai, suami seperti ini mungkin tidak akan pernah ada lagi dimuka bumi ini mengorbankan segala nya sebagai pengabdian pada tuhannya, mungkin itu dikeranakan beliau adalah sosok suci dan utusan tuhan namun nilai edukasi tinggi yang bisa kita ambil adalah semua perjuangan mereka adalah pengorbanan untuk mencari kemuliaan dimata Allah SWT. juga siapnya siti hajar untuk mengorbankan diri nya buat Allah SWT. ini juga pesan tersirat bahwa betapa sama nya Visi yang mereka bangun selarasnya visi suami dan istri menjadi lompatan besar buat terciptanya kesuksesan dan lahirnya pertologan Allah. Saatnya keluarga muslim tidak saling menghujat suami atau menyalahkan istri cobalah membangun kesamaan visi dan tujuan hidup dalam mengayuh bahtera kehidupan sebagai wujud penghambaan kepada sang pencipta kerana memang kehidupan Allah ciptakan adalah sebagai bentuk pengabdian kepadaNYA.
  5. Kekuatan sebuah DOA, kita lihat doa nabi Ibrohim seperti pada ayat yang kita kemukakan diatas doa yang didasari keikhlashan kepasrahan kayakinan akan dikabulkan Allah SWT. Doa yang mampu menghantar keluaga mereka menjadi sebuah keluarga percontohan dimuka bumi, keluarga yang senantiasa menjadi rujukan buat semua manusia. Itu juga disandarkan pada kekuatan doa. Pada awalnya juga perasaan nabi Ibrohim juga galau juga diliputi perasaan iba terbukti ketidak sanggupan beliau melihat keluarga nya ditinggal dipadang lembah padang pasir yang tandus itu dikarenakan Nabi Ibrohim juga adalah manusia sama seperti kita punya perasaan dan rasa iba, namun keutamaan beliau adalah tingkat ketauhidan nya yang tinggi. Beliau adalah seorang nabi yang dekat dengan Allah juga tetap berdoa dan memohon penjagaan dari Allah swt untuk keluarganya dan dia yakin Allah lah tempat mengadu dan minta pertolongan. Akhirnya memang doanya Nabi Ibrohim as dikabulkan Allah SWT istri dan anaknya diselematkan dan bahkan lembah itu kini menjadi tempat tujuan ibadah semua kaum muslimin dan pasti merindukan untuk bisa menjadi tamu Allah di baitullah di makkatul mukarromah. Menjadikan tempat itu penuh dengan keberkahan.
    Inilah kekuatan sebuah doa.
     
Keluarga Nabi Ibrohim adalah keluarga yang tak pernah kering untuk dicari hikmah dan pelajaran darinya, karena ajaran tauhid yang dibawa Rasulullah Muhammad SAW adalah sebagai lanjutan dari ajaran Tauhid nabi Ibrohim as juga. Semoga Allah SWT meridhoi kita untuk tetap bersemangat untuk melahirkan karya karya lainnya sehingga manusia lainnya dapat merasakan manfaat darinya. Nabi Ibrohim juga berdoa kepada Allah agar dia menjadi hamba Allah yang Sholih dan menjadi bahan pembicaraan baik bagi generasi sesudahnya ini juga sebagai penyemangat buat kita untuk meninggalkan ceita yang baik setelah kita tiada.

(Ibrohim berdo’a) ya Allah berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang sholih da jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudiaan, (QS.AsySyu’ara{26}:83-84.

Semoga bermanfaat buat kita semua amin ya Rabbal alamin.





Rabu, 17 Oktober 2012

MELATIH ANAK BERKREASI DAN BERKARYA


Banyak hal yang bisa dilakukan untuk dapat melatih motorik halus anak diantaranya adalah menggambar, menggambar juga dapat dilakukan dengan berbagai variasi yang menarik.  beberapa hal berikut ini adalah teknik menggambar sederhana yang dapat diterapkan oleh para guru dan orang tua disekolah maupun dirumah
A.           KOLASE

Kolase adalah membuat lukisan atau gambar tidak menggunakan cat air ataupun cat  minyak sebagai media, tetapi menggunakan media tempel seperti : potongan-potongan kertas / karton , kain atau kain perca, potongan keroan pensil atau dedaunan yang kering.

Membuat aneka gambar kolase

Bahan yang diperlukan :
·                  Potongsn kain atau kain perca
·                  Karton atau triplek untuk dasar gambar
·                  Lem fox atau perekat lain yang kokoh
·                  Contoh pola gambar dapat dicari dari berbagai sumber seperti majalah koran buku cerita dan lainnya

Cara pengerjaannya :
·                  Sipakan pola gambar dan pindahkan gambar pada alas karton atau triplek
·                  Gunakan pensil sebagai pembentuk pola tiap – tiap bagian misalnya : muka, bagian tangan baju, badan, jari topi, rok, sepatu dengan variasi warna dan corak
·                  Tempelkan tiap bagian seperti gambar pola
·                   Dapat diberi bingkai dari karton dan dibungkus dengan warna lain

Untuk membuat seni kolase diperlukan bimbingan guru langsung  dapat pula dengan cara memfotokopi gambar kemudian tiap bagiannya dipotong dan dibuat pola pada kain,  cara seperti ini sering disebut menciplak gambar


B.           MOZAIK
Mozaik adalah membuat gambar dari berbagai warna potongan-potongan kertas yang ditempel dan berukuran kecil, bentuk bentuk gambar dapat berupa binatang, alam, benda lainnya.
Bahan-bahan yang diperlukan :
·                  Contoh gambar yang mau dibuat  (gambar masjid)
·                  Kertas marmer ( kertas warna)
·                  Lem kertas
·                  Gunting kertas
·                  Pensil dan penghapus
·                  Kertas karbon untuk memindahkan gambar
·                  Pinset untuk mengambil potongan kertas yang sudah dibentuk


Praktek gambar mozaik dengan cara memindahkan gambar dengan menggunakan kertas karbon pada kertas marmer atau berwarna, kemudian kertas marmer yang sudah dipola ditempeli dengan potongan/sobekan kecil dari kertas warna yang sudah diberi pelekat


C.           MONTASE

Montase adalah teknik menggambar dengan cara mengumpul atau menggabung  beberapa potongan gambar menjadi gambar baru.

Kegiatan menggambar dengan teknik montase dapat melatih siswa agar terampil menyusun dan mengumpulkan gambar, sehingga membentuk gambar baru dengan tema yang baru pula. Gambar gambar yang  jadi bisa diperoleh dari berbagai media bacaan seperti koran majalah tabloid atau lembaran bergambar lainnya.
Caranya :
·                  Cari potongan gambar ( orang , hewa atau lainnya)
·                  Gunting satu persatu sesuai ukuran gambarnya
·                  Aneka potongan gamber tersebut susun sesuai kebutuhan (tema) diatas karton
·                  Ditempel dengan lem
·                  Dapat dibingkai
·                  Jadilah gambar baru dari kumpulan beberapa gambar