Rabu, 08 Agustus 2012

BERGABUNG DI SANGGAR SINAR BULAN


Menyadari akan pentingnya komunikasi dengan berbagai pihak terkait pengembangan pengetahuan tentang pendidikan, PAUD - RA Banil authon menyatakan diri turut bergabung dalam kegiatan yang diadakan Sanggar Sinar Bulan.

Selasa, 07 Agustus 2012

KISAH SIBELANG SIBOTAK DAN SIBUTA

Ketika kami masih kecil dulu ayah suka sekali mendongeng menceritakan banyak kisah-kisah menarik diantaranya  cerita nabi, legenda jenaka dan lainnya, beliau juga aktif membeli buku cerita bergambar dari kisah-kisah teladan sahabat rasul dan cerita islam lainnya, serasa memang kisah cerita itu selalu membawa pesan-pesan moral yang baik sekali, ayah adalah sosok yang gemar membaca dan bercerita, juga mengisi buku quiz (Teka Teki Silang) inti Kisah yang akan kita ceritakan ini juga pernah beliau sampaikan pada kami dulu ketika masih kecil.

diatas sebuah tempat tidur yang terbuat dari kayu setelah maghrib sebelum isya dan menjelang makan malam disajikan ibunda tercinta adalah saat-saat yang tak kan terlupakan


Senin, 30 Juli 2012

MARI BAGI CERITA


“MARI BAGI CERITA”
oleh : Muallimah Zubaidah Dalimunthe, S.Pd.I

berbagi cerita dengan
orang tua/wali saat outbond

Alhamdulillah semakin banyak orang tua yg  semakin sadar akan pentingnya pendidikan anak usia dini bagi anak.....karena mereka adalah pribadi unik yang alamiah,
masa keemasan (golden age) ini mari kita isi anak dengan akhlakul karimah sejak dini  sebagai pondasi mereka di masa depan.jangan sampai kita salah mengartikan  bahwa pendididikan usia dini  hanya sekedar  mempersiapkan anak agar bisa masuk seleksi sekolah dasar,ini salah besar.




Minggu, 29 Juli 2012

PENYALURAN PAKET BANTUAN RAMADHAN DAN BUKA PUASA BERSAMA KELUARGA BESAR BANIL AUTHON LABUHANBATU



wali murid menyerahkan
paket bantuan

Alhamdulillah ditahun kedua berdirinya Perguruan Islam banil Authon, kembali dapat menggelar acara buka puasa bersama dengan para orang tua wali siswa PAUD – RA – MDA Banil authon. Adapun tujuan acara tersebut adalah untuk menjalin keakraban orang tua wali dengan para pengelola sekolah agar komunikasi terbangun dengan baik sehingga tujuan dan program dapat terlaksana dengan baik pula. 

Buka puasa bersama tahun ini terasa khidmad dan begitu berkesan karena sedikit berbeda dengan tahun lalu dikarenakan adanya PAKET BANTUAN yang disalurkan oleh keluarga besar Banil Authon kepada saudara muslim yang sangat membutuhkan. Paket bantuan tersebut dikumpul dari para orang tua wali siswa  dan para Muallim dan muallimah berupa makanan pokok yang kemudian dikemas menjadi sebuah paket. 

sejumlah paket
Acara dimulai sekitar pukul 17.45 diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Muallimah Zubaidah dalimunthe, S.Pd.I dan dilanjutkan dengan sambutan ketua Yayasan Mustafa Kamal Nasution S.Pd.I.  dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas dukungan para orang tua terhadap acara yang digelar Banil Authon, disamping itu juga beliau memaparkan terkait program-program yang akan dilaksanakan pada PAUD-RA Banil Authon. Dengan mengutip sebagian hadits Rasullullah yang mengatakan “  bahwa salah satu manusia yang sangat dirindukan syurga adalah yang mau memberi makan orang yang sedang lapar “ inilah inspirasi diadakannya acara tersebut dan diadakannya penyaluran Paket Bantuan Ramadhan agar bersama-sama mendulang keridhoan serta rahmat Allah dibulan Ramadhan, kiranya kita semakin peka dan mampu merasakan sebahagian perasaan saudara muslim yang kurang mampu. Ramadhan ini melatih kita untuk menjadi pribadi yang sholih bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga bagaimana mampu menjadi pribadi yang sholih buat sekitarnya. Bulan ini juga semakin memantapkan keimanan kepada Allah lewat janji-janjinya lewat keutamaan shedekah dan berbagi, ini adalah janji Allah yang maha benar tidak mungkin Allah akan menyalahi perkataanNYA. Orang yang mau berbagi Allah pasti aka melipat gandakan pemberianNYa pula.
Tokoh masyarakat yang hadir adalah H.NGADIO,S.Pd.I  (Lurah Sigambal) yang tiggal disekitaran Aek Tapa A. Dalam sambutannya begitu mengafresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Perguruan Banil Authon terlebih lagi adanya paket bantuan, pasti jauh lebih punya makna dari pada orang tua harus mengeluarkan biaya nya untuk meyenangkan anaknya lewat PETASAN dan lainnya, beliau juga mengingatkan bahaya Petasan (mercon) karena sudah banyak korban pisik dan materi. Beliau menghimbau orang tua agar tidak membelanjai anaknya dengan permainan yang membahayakan dan mubazzir tersebut.

Drs.Safiruddin M.Pd
(Kasi Mapenda Kemenag Lab.Batu)
Bertindak selaku penceramah dalam acara tersebut adalah kepala Seksi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Bapak Drs.Safiruddin,M.Pd  dalam pemaparannya beliau sangat berharap kiprah lembaga pendidikan Islam semakin nyata serta dapat menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, dan lebih welcome terhadapat masukan dari pihak yang berkeinginan berkembangnya pendidikan Islam. Juga lebih jauh beliau mengenalkan karakter masyarakat yang hari ini telah dihinggapi beberapa sikap hidup yang kurang baik dintaranya :
1.   Pola hidup indivudualisme yang lebih mementingkan hidup nya sendiri tanpa mementingkan saudaranya yang lain
2.  Pola hidup materialisme , mengagungkan harta pangkat dan kedudukan bahkan bisa sampai mempertuhankan harta benda
3.      Pola hidup yang Pragmatisme
4.    Pola hidup hedonisme, pencinta kemewahan pesta kesenangan sehingga mengabaikan norma yang ada baik agama, sosial dll.
Hj.Murni Ritonga,S.Pd.I
Menjelang waktu berbuka sampai penasehat yayasan Hj. MURNI RITONGA, S.Pd.I menyerahkan paket bantuan Ramadhan secara simbolis kepada saudara muslim kita yang berhak menerimanya.  Setelah berbuka dan sholat berjama’ah dilaksanakan,  barulah paket bantuan yang lain diserahkan.
Semoga acara ini mampu memberikan semangat mencintai sesama muslim dan kiranya tekad untuk melahirkan generasi yang baik dari lembaga ini dapat tercipta mengingat para orang tua dan guru mereka semua telah memberika ketauladanan sikap. Penuh cinta dan kasih sayang dengan sesama serta mengutamakan ibadah dibulan  Ramadhan.

Ridhoi kami ya Allah
Wallhua’la wa a’lam

-------------------------------------------
Pesan Allah lewat shodaqoh

Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijala Allah swt (bersedekah) adalah serupa dengan sbutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai pada tiap-tiap tangkai berisi seratus biji  dan Allah melipat gandakan (balasan) bagi siapa yang dikehendakinya (QS. 2 : 61)

Pesan Nabi :
  •  -        Bersegeralah bersedekah sebab bala tidak pernah mendahului sedekah
  • -        Obatilah penyakitmu dengan sedekah
  • -        Belilah kesulitanmu dengan sedekah


Zubaidah Dalimunthe,S.Pd.I (Ka.Ra banil Authon)
 bertindak sebagai Qori'ah dalam acara tersebut












Rabu, 18 Juli 2012

KEPALA SEKSI MAPENDA MEMBUKA SECARA RESMI PELATIHAN BERSAMA RAUDHATUL ATHFAL BANIL AUTHON DAN MIN MHB SYUKRINA



NURLEHA RITONGA,M.Psi
Gembar-gembor nya pendidikan karakter yang digaungkan pemerintah pusat sampai kedaerah, menuntut guru harus banyak berbenah dan terus belajar meng upgrade pengetahuan demi melahirkan pendidikan yang berkarakter tersebut.  sederat sosialisai pelatihan bimbingan pun dilakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. sudah melahirkan beberapa angkatan dimulai dari tingkat pendidikan anak usia dini sampai lanjutan.


Minggu, 15 Juli 2012

ANAK BUTUH KASIH SAYANG DAN DIHARGAI

Zubaidah Dlm S.Pd.I /Ka.RA

Anak tumbuh dan berkembang melalui tahapan-tahapan perkembangan yang berlangsung secara berurutan dan berkesinambungan. dengan demikian program yang diberikan terkait pengasuhan dan pendidikan harus dapat memberikan rangsangan pada perkembangan fisik (motorik kasar ataupun motorik halus) dengan kognitif, seni bahasa, sosial emosional pendidikan moral keagamaan (akhlakul karimah) tersaji secara proporsional dan terintegrasi.
sebagai seorang pendidik diharapkan mampu memberikan rangsangan (stimuli) sehingga dapat membuka komunikasi dengan siswanya. untuk itu seorang guru maupun orang tua juga harus mengetahui kebutuhan yang sangat mendasar yang dibutuhkan anak ketika penyampaian pesan dilakukan (proses belajar mengajar) disekolah atau dirumah.